3 Minuman Tradisional Hasil Fermentasi Ini Kaya Khasiat Sehat

Riska Fitria - detikFood Kamis, 25 Jun 2020 16:00 WIB
Manfaat minuman fermentasi Manfaat minuman fermentasi Foto: iStock

2. Air Legen

Manfaat minuman fermentasiManfaat minuman fermentasi Foto: iStock


Airlegen merupakan air yang dihasilkan dari sari buah lontar, kelapa atau pohon aren. Salah satu yang populer adalah airlegen dari buah lontar. Sekilas,tampilannya mirip seperti air kelapa pada umumnya.

Untuk menghasilkan air legen dari pohon lontar dipilih pohon siwalan atau pohon lontar betina. Pohon lontar betina itu memiliki bunga berbentuk sulur. Nah, sulur bunga itulah yang dipotong sedikit demi sedikit untuk disadap cairannya.

Getah atau cairan tersebut lalu ditampung di dalam tabungi batang bambu. Proses penyadapan bisa memakan waktu semalaman. Getah itulah yang nantinya dijadikan air legen.

Biasanya air legen ini banyak ditawarkan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat di sana biasa menjadikan air legen sebagai minuman isotonik, karena dapat memberikan khasiat untuk kesehatan tubuh.

Air legen dari pohon lontar mengandung mineral, vitamin, protein, fosfor, zat besi dan lainnya. Khasiatnya dapat meningkatkan fungsi ginjal, mendehidrasi tubuh, merawat kulit hingga memperbaiki kualitas sperma.

3. Brem Bali

Brem BaliBrem Bali Foto: Dewi Sri


Di Bali ada minuman yang terbuat dari hasil fermentasi ketan yang disebut brem. Ketan hitam dan ketan putih dipakai sebagai bahan utama yang difermentasi dengan ragi tape. Keduanya dicampur dan disimpan selama kurang lebih lima hari hingga berubah bentuk menjadi tape.

Kemudian, tape itu diremas-remas untuk menghasilkan air sarinya. Cairan itu kemudian ditambah lagi dengan ragi dan disimpan selama 15 hari. Jika ingin meningkatkan kadar alkohol bisa disimpan selama 6 hingga 8 bulan.

Karena hasil dari fermentasi, brem mengandung alkohol. Selain itu juga mengandung beberapa unsur lainnya seperti gula pereduksi gas karbondioksida dan juga sedikit asam organik.

Brem sangat berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Kadar alkohol yang rendah dapat mengurangi risiko serangan jantung, penyumbatan aliran darah akibat peradangan hingga membuat kulit wajah lebih halus.

Baca Juga : Brem dan Arak Bali, Minuman Upacara yang Kini Populer

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(raf/odi)