Bisnis Air Liur Burung Walet Bisa Raup Omzet Ratusan Juta

Devi Setya - detikFood Minggu, 21 Jun 2020 12:00 WIB
sarang burung walet Foto: istimewa/youtube
Jakarta -

Air liur burung walet menghasilkan sarang yang bernilai jual tinggi. Tak heran kalau sekali panen, pengusaha sarang walet bisa meraup ratusan juta rupiah. Wow!

Jangan heran kalau melihat banyak gedung kosong saat berkunjung ke kawasan Samuda, Kalimantan Tengah. Gedung dan rumah bertingkat ini sengaja tidak dihuni dan ditutup rapat-rapat karena dijadikan sarang burung walet.

Kawasan Samuda dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sarang burung walet terkenal di Indonesia. Para pengusaha sarang burung walet ini bisa meraup untung sangat besar karena di pasaran, sarang burung walet punya harga tinggi.

sarang burung waletsarang burung walet Foto: istimewa/youtube


Baca juga : Sereal, Puding dan Kopi Sarang Burung Walet Kini Populer di Dunia


Kisaran harga sarang burung walet di Indonesia mulai dari 11-20 juta per kilogramnya. Lewat youtube channel Spotlite, salah satu pengusaha sarang burung walet di Samuda bernama H. Anang mengaku bisa mengantongi hingga Rp 700 juta dalam sekali panen sarang burung walet.

Dibutuhkan waktu hingga 4 bulan untuk mengambil sarang burung walet yang bentuknya sudah sempurna. Selama empat bulan itu burung walet akan mengumpulkan air liurnya hingga membentuk sarang yang lama kelamaan mengeras.

Sarang burung walet terbentuk secara alami lewat air liur burung walet liar. Meskipun terkesan menjijikkan tapi sarang burung walet memiliki segudang khasiat untuk kesehatan. Sarang burung walet mengandung beberapa nutrisi penting seperti protein, kalsium, zat besi, kalium dan magnesium.

sarang burung waletsarang burung walet Foto: istimewa/youtube


H. Anang termasuk pengusaha sukses yang mengawali bisnisnya secara tak sengaja. Awalnya ia hanya memiliki rumah tua yang kosong, rumah ini kemudian sering didatangi burung walet yang bersarang di dinding dan langit-langitnya.

Melihat potensi ini, Anang kemudian memperbesar gedung sehingga semakin banyak burung walet yang bersarang di dalamnya. Anang sudah memulai bisnis sejak tahun 1995 dan hingga kini masih eksis meraup keuntungan yang besar.

Harga sarang burung walet berbeda-beda sesuai kualitas, ukuran dan bentuknya. Sarang burung yang memiliki bentuk mangkuk punya nilai jual tinggi.

Baca juga : Kulit Kencang dan Stamina Terjaga Berkat Sarang Burung Walet


Peminat sarang burung walet berasal dari berbagai negara. Pasar paling besar berasal dari Hong Kong dan China. Di Indonesia sendiri, sarang burung walet tidak terlalu populer karena harganya terbilang tinggi.

Sarang burung walet bisa diracik menjadi minuman dan aneka makanan berkuah. Teksturnya kenyal dengan rasa tawar. Selain jadi makanan, sarang burung walet juga banyak diburu untuk dijadikan bahan kosmetik.



Simak Video "Bikin Laper: Perpaduan Bakmi dengan Sei Sapi"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com