Mendadak Mulas Saat Sedang Makan? Reaksi Ini Disebut Gastrokolik

Devi Setya - detikFood Kamis, 18 Jun 2020 09:00 WIB
Woman sitting in the toilet Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz
Jakarta -

Pernah merasakan mulas saat sedang asyik makan? Reaksi ini wajar dan sering dialami banyak orang. Rasa mulas saat sedang makan ini dikenal dengan istilah gastrokolik.

Perasaan mulas dan hasrat ingin buang air besar memang tak bisa ditahan, tapi terkadang rasa mulas ini mendadak datang ketika sedang menyantap makanan. Agak kesal memang, karena makanan baru saja diasup tapi perut sudah mendorongnya agar segera buang air besar.

Keadaan mulas saat sedang makan ataupun baru saja selesai makan dikenal dengan sebutan gastrokolik. Reaksi ini terbilang wajar namun efek yang dirasakan bisa berbeda pada setiap orang. Gastrokolik adalah reaksi refleks yang normal terhadap makanan yang baru masuk ke lambung.

Woman sitting in the toiletWoman sitting in the toilet Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz


Baca juga : Habis Minum Kopi Mulas? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Dilansir dari HeartLine (17/6) gastrokolik biasa terjadi ketika makanan memasuki organ, tubuh kemudian merilis hormon yang menyebabkan usus besar merasakan kontraksi. Kontraksi ini memindahkan makanan dalam saluran cerna menuju usus besar. Reaksi inilah yang membuat perut mendadak mulas.

Efek gastrokolik ini tidaklah berbahaya namun terkadang agak mengganggu. Tapi beberapa orang punya gangguan gastrolik yang kerap terjadi sesaat setelah makan. Dorongan yang kuat tentu saja membuat seseorang harus segera ke toilet.

Selain gastrolik, ada juga reaksi sistem pencernaan yang membuat perut mendadak mulas dan ingin segera buang air besar. Kondisi ini disebut inkontinensia tinja dan efeknya lebih parah karena rasa mulasnya terbilang kuat dan sulit ditahan.

Keadaan ini terjadi saat usus besar tidak bisa mengendalikan doronngan tinja. Alhasil, sesaat setelah rasa mulas maka tinja bisa langsung keluar begitu saja. Meski tak berbahaya tapi reaksi ini sangat mengganggu, apalagi ketika sedang beraktivitas atau jauh dari toilet.

Ada beberapa penyebab timbulnya inkontinensia tinja, diantaranya diare, kerusakan saraf usus besar, gangguan otot pada usus besar hingga gangguan pada dinding usus besar. Jika terjadi secara terus menerus, kondisi ini tak bisa didiamkan dan harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Woman sitting in the toiletWoman sitting in the toilet Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz


Baca juga : Perut Mulas Setelah Minum Bubble Tea? Ini Sebabnya


Untuk mengurangi efek mulas saat sedang makan atau usai makan, kamu bisa melakukan berbagai cara yang mudah diterapkan. Pertama yang harus diperhatikan adalah pola makan dan jenis makanan yang disantap.

Usahakan untuk menghindari makanan yang mengandung banyak lemak dan minyak. Batasi konsumsi makanan dan minuman olahan susu seperti yoghurt dan keju terutama di pagi hari karena produk susu cenderung memberi efek mulas.

Selain itu, usahakan untuk buang air besar saat pagi hari sebelum sarapan agar ada ruang kosong di dalam lambung untuk menampung asupan sarapan. Perhatikan juga porsi makan, kalau perut merasa kenyang maka jangan memaksakan untuk makan banyak hidangan. Dengan cara ini organ pencernaan bisa bekerja dengan normal sehingga tak menyebabkan rasa mulas berlebih.




Simak Video "Pedasnya Ikan Rajang Cabai Hijau Khas Lombok"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)