Foodies Banyak Berburu Ramen, Begini Cara Benar Makan Ramen Jepang

Devi Setya - detikFood Rabu, 17 Jun 2020 12:00 WIB
Close up shot of miso noodle ramen with chopped pork meat and soft boiled egg Foto: Getty Images/iStockphoto/Kanawa_Studio
Jakarta -

Puluhan mal di Jakarta kembali beroperasi pada Senin (15/6). Banyak orang antusias ingin datang ke mal dengan alasan ingin makan, salah satu menu yang paling diincar adalah ramen.

Wajar saja kalau ramen jadi salah satu makanan yang diburu karena selama lebih dari 2 bulan, para pencinta ramen harus bersabar. Mie asal Jepang ini hadir di beberapa restoran ternama yang berlokasi di dalam mal jadi membuat akses makan para foodies terbatas.

Banyak alasan yang membuat ramen sering dikangeni, beberapa diantaranya karena mie ini paling enak dimakan hangat ketika baru matang jadi tidak disarankan untuk pembelian take away. Ada resto ramen yang memang menawarkan ramen frozen yang bisa diracik di rumah, namun lagi-lagi sensasi makan ramen di restoran lah yang paling dinanti banyak orang.

Tekstur mie dan rasa kuah ramen juga akan berbeda saat dimakan di restoran atau dibawa pulang. Ramen memang paling pas dimakan hangat, sensasi menyeruput mie dengan kuah gurih ini sekarang bisa dirasakan lagi di restoran yang ada di mal.

Sebenarnya ada alasan kenapa ramen harus dimakan langsung dan tidak dibungkus. Dilansir dari Live Japan (16/6) berikut beberapa alasan kenapa rasa ramen lebih enak saat dimakan di restoran.

1. Dimakan langsung saat disajikan

Close up shot of miso noodle ramen with chopped pork meat and soft boiled eggClose up shot of miso noodle ramen with chopped pork meat and soft boiled egg Foto: Getty Images/iStockphoto/Kanawa_Studio


Ramen memang direkomendasikan untuk dimakan langsung saat baru disajikan. Kuah ramen yang masih panas membuat mie ala Jepang ini terasa lebih lezat. Apalagi aroma kaldu yang gurih langsung tercium saat ramen disantap.

Menurut orang Jepang, ramen akan terasa lebih enak kalau langsung dimakan saat disajikan. Meski demikian, kamu harus tetap berhati-hati karena kuah panasnya bisa saja melukai bibir dan rongga mulut.

Baca juga : Agar Sesuai Tata Krama, Ini 7 Tata Cara Makan Jepang Buat Pemula


2. Makan di tempat

Orang-orang Jepang punya kebiasaan makan ramen di kedai atau restoran langsung. Mereka tidak pernah membungkus ramen untuk disantap di rumah. Ramen yang dibungkus dianggap kehilangan kelezatannya.

Ramen yang didiamkan terlalu lama akan membuat kuahnya menjadi dingin. Tentu ramen berkuah dingin akan mengurangi cita rasanya. Ramen yang didiamkan terlalu lama juga akan merubah tekstur mie menjadi lebih lunak.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4