Kuil Berusia 1.300 Tahun Ini Tawarkan Sayuran Gratis di Sosial Media

Sonia Basoni - detikFood Senin, 15 Jun 2020 16:30 WIB
Kuil Bagikan Sayuran Gratis Via Media Sosial Foto: Weibo/Ist
Jakarta -

Salah satu kuil Buddha tertua di Wuhan, China baru saja mengajak banyak orang di sosial media untuk membantu memanen sayuran yang berlimpan di kebun yang ada di dekat kuil.

Beberapa biksu di Lingquan Temple yang ada di Wuhan baru-baru ini mengundang banyak orang lewat sosial media untuk membantu mereka memanen sayuran. Para biksu ternyata menanam sayuran yang melimpah selama masa pandemi Corona di sana.

Baca Juga: Sering Gagal Panen? 5 Kesalahan Menanam Sayuran Ini Harus Dihindari!

Dilansir dari Global Times (15/06) para biksu menggunakan media sosial Sina Weibo untuk membagikan sayuran gratis kepada netizen dan warga sekitar.

"Kami mereklamasi tanah dan menanam sayuran sebagai bahan makanan di kuil. Tapi ternyata kita menanam terlalu banyak dan stok sayurannya sangat melimpah bahkan setelah sayuran-sayuran ini disumbangkan ke kuil lainnya," tulis para biksu di Weibo.

Kuil Bagikan Sayuran Gratis Via Media SosialKuil Bagikan Sayuran Gratis Via Media Sosial Foto: Weibo/Ist



Tak lupa para biksu juga mengunggah video berisi kegiatan mereka memanen aneka sayuran di lahan tersebut. Mulai dari kacang-kacangan hingga mentimun yang sangat banyak.

"Bagaimana rasanya menyantap sayuran yang ditanam langsung oleh para biksu?" tulis mereka.

Tentu saja undangan untuk mengambil sayuran gratis ini disambut hangat oleh banyak orang terutama yang tinggal di sekitar kuil. Hanya dalam hitungan beberapa jam, akun Lingquan Temple kembali menuliskan update di Weibo.

Kuil Bagikan Sayuran Gratis Via Media SosialKuil Bagikan Sayuran Gratis Via Media Sosial Foto: Weibo/Ist



"Semua orang harap tenang, jika tidak kita harus membeli sayuran bulan depan nanti," tulis akun tersebut setelah banyak orang datang ke kuil mereka untuk mendapatkan sayuran gratis.

Selain tanahnya yang subur, kuil ini juga punya sejarah yang panjang. Lingquan Temple pertama kali dibangun di tahun 749 kemudian dipugar kembali di tahun 2001 di lahan seluas 9,3 hektar.

Kuil ini juga mereklamasi tanah sebesar 1,3 hektar untuk diubah menjadi perkebunan sayuran tanpa pestisida dan pupuk kimia lainnya. Meski begitu hasil panen sayuran tetap melimpah dan subur.

Akun Lingquan Temple di Weibo juga membagikan video beberapa penduduk desa yang membantu para biksu untuk mengurus sayuran-sayuran itu. Banyak komentar menghibur yang dikirimkan netizen dan kuil ini jadi viral.

Kuil Bagikan Sayuran Gratis Via Media SosialKuil Bagikan Sayuran Gratis Via Media Sosial Foto: Weibo/Ist



"Karena sayuran-sayuran ini sudah didoakan, apakah sayuran ini bisa membantu kita menjadi panjang umur?," canda salah satu netizen.

Banyak juga netizen yang meminta sayuran gratis karena penasaran dengan sayuran yang ditanam oleh para biksu. Bahkan para biksu sampai kewalahan membagikan sayuran ke orang-orang.

"Sayang sekali perkebunan kami kehabisan stok sayuran," tulis salah satu biksu di akun Weibonya.

Beberapa perwakilan dari Lingquan Temple mengaku bahwa mereka tidak menyangka akan diserbu banyak orang setelah mengunggah undangan di Weibo. Namun mereka senang bisa berbagi kebahagiaan dengan banyak orang lewat sayuran-sayuran yang mereka tanam.

Baca Juga: Canggih! Petani Sayuran dan Buah Ini, Jual Hasil Panen Pakai Mesin Otomatis



Simak Video "Es Timun Suri Cincau, Segar dan Manis untuk Buka Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)