Cobek Dipakai Sebagai Alat Masak Sejak Zaman Batu dan Kini Masih Eksis

Devi Setya - detikFood Senin, 15 Jun 2020 14:00 WIB
cobek Foto: iStock

4. Daerah penghasil cobek terkenal

cobekcobek Foto: iStock


Meskipun bentuknya sederhana tapi tidak mudah membuat atau mencari cobek dan ulekan yang berkualitas. Cobek yang asli yakni terbuat dari batu asli yang permukaannya dihaluskan secara perlahan. Namun sayangnya, untuk menekan biaya produsen kerap membuat cobek dengan bahan semen.

Di Indonesia biasanya bahan yang lazim digunakan adalah batu alam, batu kali, atau batu andesit yakni batu vulkanik dari gunung berapi. Beberapa daerah di Indonesia terkenal senagai sentra pengrajin cobek dan ulekan batu, salah satunya adalah daerah Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Pengrajin cobek kerap membuat alat masak ini dalam berbagai ukuran. Umumnya cobek kecil memiliki ukuran diameter 8 cm sementara cobek besa bisa mencapai ukuran diameter 40 cm.

Baca juga : Cobek Batu dan Cobek Tanah Liat, Wadah yang Bikin Sambal Jadi Enak


5. Bahaya menggunakan cobek

cobekcobek Foto: iStock


Banyak orang sepakat kalau bumbu yang diracik menggunakan cobek punya rasa lebih enak dan sedap. Hal ini dikarenakan proses penghalusan bumbu menggunakan cobek berbeda dengan cara kerja mesin penghalus yang biasanya mencacah bumbu.

Tapi dibalik lezatnya masakan yang bumbunya dihaluskan dengan cobek, ada juga bahaya kesehatan yang mengintai. Cobek yang beredar di pasaran kini banyak terbuat dari semen, inilah yang secara tidak langsung akan membuat masalah kesehatan.

Partikel halus dari semen yang tergerus, tercampur dalam bumbu dan dikonsumsi secara rutin akan membuat masalah kesehatan. Apalagi cobek semen mengandung material seperti batu, pasir, semen hingga cat. Jadi pastikan kamu membeli cobek batu yang asli agar rasa masakan enak dan kesehatan tetap terjaga.

Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua


Simak Video "Bikin Laper: Empuknya Soto Daging Sapi Gebrak di Jaksel"
[Gambas:Video 20detik]

(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com