Kuliner New Normal

Terapkan Protokol Baru, Restoran Mosaic Kembali Menerima Tamu

Devi Setya - detikFood Selasa, 02 Jun 2020 18:30 WIB
Mozaic restoran bali Foto: doc. Mozaic Restaurant Ubud
FOKUS BERITA Kuliner New Normal
Jakarta -

Arahan pemerintah soal konsep hidup new normal sudah mulai diterapkan pada bisnis kuliner. Restoran Mosaic milik chef ternama di Bali juga siap menerima pelanggan.

Restoran Mozaic dan Spice milik Chef Chris Salans yang berlokasi di Ubud, Bali termasuk resto yang kembali buka dengan menerapkan konsep new normal. Para pegawai di restoran ini sudah mendapatkan pelatihan khusus yang nantinya diterapkan dengan SOP terbaru.

Kepada DetikFood (2/6), Chef Chris Salans mengatakan dua restorannya yang ada di Bali yakni Mozaic dan Spice kembali dibuka mulai Senin (1/6).

"Saya senang mengumumkan bahwa Mozaic dan Spice dibuka kembali dengan layanan terbatas setelah berminggu-minggu melatih tim kami tentang standar keamanan Covid-19 internasional," kata Chef Chris yang asli berdarah Prancis ini.

Mozaic restoran baliMozaic restoran bali Foto: doc. Mozaic Restaurant Ubud


Baca juga : Chris Salans Jatuh Hati pada Rendang, Tempe, dan Jengkol


Lebih lanjut, layanan di restorannya ini berlaku untuk privat dining dengan jumlah pengunjung yang dibatasi yakni hanya 14-20 orang. Selain jumlah pengunjung, restoran juga menerapkan berbagai aturan yang ketat untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari virus corona.

Tak tanggung-tanggung, Chef Chris bekerjasama dengan Les Grandes Tables du Monde, sebuah asosiasi restoran bintang Michelin yang menerapkan standar kebersihan skala internasional. Dari ini, para pegawai dilatih untuk menerapkan standar kebersihan dan sanitasi untuk memastikan keamanan para tamu dan seluruh staf.

Lebih lanjut, Chef Chris menjabarkan beberapa aturan yang diterapkan di restorannya. Hal pertama yang dilakukan sebagai langkah pencegahan COVID-19 adalah memeriksa suhu tubuh setiap tamu yang datang ke restoran.

Mozaic restoran baliMozaic restoran bali Foto: doc. Mozaic Restaurant Ubud


Di area pintu masuk serta di setiap area strategis akan disediakan pembersih tangan yang bisa diakses pengunjung maupun staf restoran. Para pegawai juga diharuskan untuk selalu mencuci tangan sesering mungkin.

Setiap tamu yang datang akan disambut oleh pegawai dengan minim kontak fisik dan tetap menjaga jarak aman. "Antara tamu dan staf akan berjarak 2 meter," kata Chef Chris.

Tak hanya itu, area restoran akan dibersihkan secara rutin dengan standar kebersihan. Area meja dan kursi tamu, toilet dan seluruh area restoran akan selalu dibersihkan dengan benar dan rutin.

Mozaic restoran baliMozaic restoran bali Foto: doc. Mozaic Restaurant Ubud


Baca juga : Chef Chandra Yudasswara Ungkap Protokol 'New Normal' di 12 Restorannya


Para pelayan juga dibekali dengan masker, kacamata dan sarung tangan khusus. Dengan konsep ini diharapkan bisnis kuliner bisa kembali berjalan sambil terus meminimalisir penyebaran COVID-19.

Selain kembali buka untuk makan di restoran, Mozaic dan Spices juga menghadirkan beberapa menu makanan pesan antar. Beberapa menu yang ditawarkan antara lain Crispy Chicken Bites, Balinese Beef Burger, Tuna Tataki, Beef Braised in Rendang Spices, Balinese Chocolate Cake dan masih banyak menu lainnya.

Chef Chris Salans memiliki dua restoran di Bali, pria yang lahir di Amerika Serikat ini sudah menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk mengolah makanan Indonesia-Perancis. Tahun 2019 lalu, Chef Chris dianugerahi gelar Master Chef Perancis lewat penghargaan Association des Maitres Cuisinie de France.



Simak Video "Tradisi Nimung Rame, Bentuk Syukur Masyarakat di Pulau Sumbawa "
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)
FOKUS BERITA Kuliner New Normal