Minuman Cognac 258 Tahun Ini Dilelang Dengan Harga Fantastis

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 16 Mei 2020 17:00 WIB
Cognac Tertua di Dunia Foto: Istimewa
Jakarta -

Minuman cognac yang berasal dari tahun 1762 dikabarkan akan dilelang. Cognac ini merupakan salah satu minuman yang paling langka dan mahal di dunia.

Organisasi pelelangan terbesar di dunia yaitu Sotheby di London mengumumkan koleksi terbaru mereka yang akan dilelalng sebentar lagi. Kali ini Sotheby akan melelang satu botol minuam alkohol jenis cognac yang usianya mencapai 258 tahun.

Kisaran harga lelang dibuka mulai dari $98,000 - $195,000 (Rp 1,4 miliar - Rp 2,9 miliar). Acara pelelangan akan dilakukan secara online mengingat pandemi virus Corona yang masih menyebar di Inggris.

Cognac Tertua di DuniaCognac Tertua di Dunia Foto: Istimewa

"Hanya tersisa tiga botol di dunia, minuman cognac yang sangat langka keluaran Gautier Cognac 1762. Ini merupakan peninggalan terakhir sekaligus botol terbesar yang dikenal dengan nama 'Grand Fiere' atau 'Big Brother'," ungkap keterangan produk tersebut.

"Tiga botol ini akan dilelang secara online, dimulai dari tanggal 14 Mei hingga 28 Mei 2020. Kisaran harganya mencapai miliaran rupiah, botol minuman langka yang menyuguhkan cairan penuh sejarah," tulis perwakilan Sotheby di situs resmi mereka.

Tahun 1762 memang cukup bersejarah bagi bangsa Inggris, karena saat itu kerajaan Inggris tengah berperang dengan Spanyol dan Naples. Selain itu di tahun tersebut perayaan Saint Patrick's Day pertama kali dirayakan di kota New York.

Cognac Tertua di DuniaCognac Tertua di Dunia Foto: Istimewa

Bagi pemenang lelang yang beruntung, mereka akan mendapatkan paket tur menuju Prancis tempat pembuatan cognac dari Maison Gautier.

Ada kisah unik dibalik penemuan minuman super langka ini. Dulu saat sang pemilik masih kecil, ia sering bermain di rak minuman yang ada di rumahnya. Beberapa tahun ke belakang ia baru menyadari bahwa di antara minuman itu terdapat cognac langka yang sangat bernilai.

Cognac Tertua di DuniaCognac Tertua di Dunia Foto: Istimewa

Dari catatan keluarganya, pada abang ke-19 keluarga bernama Alphonse pergi dari rumah untuk bekerja di pabrik cognac pada tahun 1880an. Sepuluh tahun kemudian Alphonse pulang dengan membawa satu keranjang berisi botol cognac.

Tujuh diantaranya hancur karena termakan usia, untungnya ada sisa tiga botol yang masih utuh dan dalam kondisi baik. Terakhir Alphonse dikirim ke medan perang pada tahun 1914 dan tak pernah kembali, namun botol cognac ini menjadi peninggalannya terakhir.

Baca Juga: Enak Banget! 5 Makanan dan Minuman Ini Terbuat dari Tinja Hewan



Simak Video "Es Timun Suri Cincau, Segar dan Manis untuk Buka Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)