Terjebak di Maldives, Dokter Ini Makan Dari Tempat Sampah

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 23 Apr 2020 17:00 WIB
- Foto: Istimewa
Jakarta -

Terjebak di Maldives ketika lockdown, dokter asal India ini harus bertahan hidup dengan mencari makan dari tempat sampah.

Dokter Rajakumaran Mampuzha yang berasal dari Kerala bekerja sebagai Senior Medical Officer, di salah satu rumah sakit yang ada di Maldives. Tapi rutinitasnya berubah setelah pulau itu ditutup oleh pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus Corona.

Baca Juga: Tak Punya Cukup Uang, Anak Ini Makan dari Tempat Sampah Sekolahnya

Dilansir dari Yahoo (23/04), Dokter Rajakumaran kini terjebak di Maldives dan kekurangan makanan.

-- Foto: Istimewa

"Di hari pertama pemerintah mengumumkan lockdown, tak ada satu pun orang yang mengiranya. Orang-orang seperti saya yang bergantung pada makanan dari hotel jadi terlantar. Saya akhirnya mulai mencari makanan sisa dari tempat sampah yang ada di kamar saya," jelas Dokter Rajakumaran.

Menurutnya semenjak lockdown, pulau Maldives jadi tak terkendali. Pemerintah tidak mengirimkan bantuan makanan atau kebutuhan sehari-hari untuk orang-orang yang terjebak di sana.

"Sekarang banyak orang yang terjebak di sini tak memiliki jaminan keamanan hingga makanan untuk sehari-harinya," lanjutnya.

-- Foto: Istimewa

Sementara menurut pengakuan warga sekitar, banyak para pekerja dari India dan Bangladesh yang mulai meminta bantuan makanan. Karena pemerintah Maldives hanya memberikan bantuan makanan untuk warga lokal di sana.

Awalnya pemerintah Maldives mengumumkan bahwa lockdown ini akan berlangsung selama 24 jam, namun diperpanjang hingga 14 hari sejak tanggal 15 April lalu.

Menurut Dokter Rajakumaran ada lebih dari ratusan buruh migran yang terjebak di sana tanpa makanan dan bantuan.

"Ada beberapa restoran yang masih buka, tapi semua harga makanannya sangat mahal. Bahkan untuk kurma saja dihargai sekitar Rs 200 (Rp 40.000)," ungkapnya.

-- Foto: Istimewa

Untungnya pemerintah India mengirimkan bantuan makanan untuknya. Tapi Dokter Rajakumaran menegaskan bahwa banyak orang di Maldives yang membutuhkan bantuan makanan.

Hingga saat ini ada 86 kasus konfirmasi virus Corona di Maldives. Sementara ada lebih dari dua juta kasus virus Corona di seluruh dunia.

Baca Juga: Mahasiswa Ini Buktikan Bisa Makan Enak dan Kenyang dari Mengais Tempat Sampah



Simak Video "Es Timun Suri Cincau, Segar dan Manis untuk Buka Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)