Karyawannya Kena Virus Corona, Perusahaan Ini Harus Bunuh 2 Juta Ayam

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 19 Apr 2020 13:00 WIB
- Foto: AFP/Getty Images/PHILIPPE HUGUEN
Jakarta -

Imbas virus Corona mengenai perusahaan daging ayam di Amerika. Karena banyak karyawannya yang sakit, perusahaan ini akan membunuh 2 juta ekor ayam miliknya.

Amerika Serikat menjadi sumber episentrum terbaru dari pandemi virus Corona, membuat banyak perusahaan yang gulung tikar dan terkena imbasnya. Salah satunya perusahaan daging ayam di Delaware yang kebingungan karena hampir semua karyawannya sakit atau terpapar virus Corona.

Karyawan yang masuk tidak sebanding dengan jutaan ekor ayam yang terus bertambah setiap harinya. Perusahaan makanan bernama Allen Harim ini akhirnya memutuskan untuk membunuh dua juta ekor ayam tanpa mereka jual dagingnya, karena mereka kekurangan karyawan untuk memproses semuanya.

Baca Juga: Diterpa Virus Corona, Petani Korsel Sukses Jual Kentang Online

-- Foto: AFP/Getty Images/PHILIPPE HUGUEN

Allen Harim mengirimkan surat kepada partner sekaligus pemasok bibit ayam untuk mengabarkan tentang keputusan perusahaan.

"Karena kurangnya karyawan yang hadir ke pabrik, maka kami mulai mengurangi pasokan telur dan anak ayam. Kami tak punya pilihan lain selain untuk memusnahkan ayam-ayam ini. Bagi para produsen yang ayamnya akan dimusnahkan, kami memastikan kalian akan tetap mendapatkan kompensasi. Sementara produsen ayam yang terpilih akan kami hubungi secepatnya," jelas Michelle V Minton, selaku direktur operasi di Allen Harim dilansir dari Daily Mail UK (19/04).

Setidaknya ada lebih dari dua juta ekor ayam yang akan dibunuh secara masal atau disebut juga dengan nama 'depopulation'. Tapi pihak Allen Harim tidak menjelaskan secara rinci metode pemusnahan yang akan dilakukan pada jutaan ayam ini.

Organisasi pelindung hewan, PETA sempat mengkritik keputusan Allen Harim. Mereka mengecam bahwa Allen Harim melakukan kekerasan dan kekejaman kepada hewan. Hingga saat ini pihak Allen Harim belum memberikan tanggapan mereka tentang hal ini.

fried chickenfried chicken Foto: iStock

Kasus serupa juga tak hanya terjadi di Amerika, tapi juga menimpa beberapa peternak lokal di Indonesia. Lewat video berdurasi singkat di Twitter, banyak peternak ayam di Madiun, Jawa Timur, yang membagikan ayam-ayam mereka secara gratis kepada warga.

"Kami bagi-bagi ayam ini karena sudah tak mampu membeli pakan ayam. Harga ayam sangat hancur bekalangan ini, satu kg saja hanya Rp 6.000 padahal biasanya paling rendah ayam itu per kg nya Rp 17.000," jelas salah satu peternak di Madiun.

-- Foto: AFP/Getty Images/PHILIPPE HUGUEN

Tak hanya satu peternak saja, tapi ada banyak peternak yang turun ke jalanan untuk membagikan ayam gratis. Terhitung mereka bisa membagikan 1.000-2.000 ekor ayam hidup per harinya.

"Karena tidak bisa beli pakan ayam dan dibandingkan ayam ini mati, lebih baik dibagikan ke warga untuk dikonsumsi secara gratis," pungkas salah satu peternak di sana.

Baca Juga: Makan Gurita Hidup hingga Ikan Hiu, 5 Mukbang Ssoyoung Ini Dikecam Netizen!



Simak Video "Makanan Siap Masak dan Siap Makan Jadi Tren di 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com