Keluar Rumah untuk Beli Susu, Pria Ini Dipukuli Hingga Tewas Oleh Polisi

Sonia Basoni - detikFood Jumat, 27 Mar 2020 14:30 WIB
Beli Susu India Foto: Istimewa
Jakarta -

Seorang pria di India harus kehilangan nyawanya ketika keluar rumah untuk membeli susu. Ia dipukuli oleh polisi hingga meninggal dunia.

Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan bahwa pemerintah memperpanjang masa 'lockdown' atau penutupan sementara di seluruh India. Hal ini untuk mengurangi serta mencegah penyebaran virus corona yang semakin tinggi di sana.


Baca Juga: Polisi di India Borong Sayuran di Pasar Untuk Dibagikan Gratis

Keluar Rumah untuk Beli Susu, Pria Ini Dipukuli Hingga Tewas Oleh PolisiFoto: Istimewa

Dilansir dari Storypick (27/03), seluruh anggota kepolisian di sana bertugas untuk mengawasi setiap wilayah dan memastikan bahwa masyarakat tetap berada di rumah. Tapi baru-baru ini terjadi kecelakaan yang cukup mengejutkan.

Seorang pria berusia 32 tahun yang berasal dari daerah Howrah di Bengal Barat meninggal dunia setelah dipukuli oleh polisi. Ia dipukuli hingga tewas hanya karena keluar rumah untuk membeli susu yang dibutuhkan keluarganya.

Korban yang identitasnya dirahasiakan ini sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Namun malangnya pihak dokter tak bisa membantunya karena ia menghembuskan napas terakhirnya ketika sampai di rumah sakit.

Keluar Rumah untuk Beli Susu, Pria Ini Dipukuli Hingga Tewas Oleh PolisiFoto: Istimewa

Menurut laporan yang ada istri dari korban mengatakan bahwa suaminya meninggal dunia setelah mengalami luka di sekujur tubuhnya. Pihak polisi sengaja memukulnya karena dianggap melanggar peraturan pemerintah untuk tetap berada di rumah selama masa lockdown.

Tapi pihak kepolisian menyanggah kejadian ini dan mengatakan bahwa pria itu meninggal karena serangan jantung.

Kasusnya sampai sekarang masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Namun banyak orang yang mengkritik kejadian ini karena seharusnya pemerintah dan kepolisian memberikan kelonggaran. Agar masyarakat tetap bisa belanja kebutuhan sehari-hari serta kebutuhan darurat lainnya. Hingga saat ini pemerintah India masih menerapkan masa 21 hari lockdown untuk mencegah virus corona.

Baca Juga: Sekolah Diliburkan, Guru Tetap Kirimkan Makanan Gratis untuk Anak Didik



Simak Video "Tips Memilih dan Menyimpan Bahan Makanan Selama Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)