Ini Cerita Soal Asal Usul Nama Es Dawet Ayu Banjarnegara

Devi Setya - detikFood Minggu, 23 Feb 2020 11:00 WIB
es dawet banjarnegara Foto: istimewa
FOKUS BERITA Es Campur Segar
Jakarta -

Sebagian besar orang tahu kalau es dawet ayu berasal dari Banjarnegara. Tapi apakah tahu asal usul dan sejarah dari nama es dawet ayu?

Es dawet populer di kalangan masyarakat Jawa Tengah, sementara orang Jawa Barat atau Sunda menyebutnya sebagai es cendol. Dua es ini memang punya tampilan dan rasa yang sama.

Es cendol sendiri disebut-sebut berasal dari kata jendol yang dalam bahasa Sunda artinya jendolan. Hal ini merujuk pada tekstur butiran cendol yang bentuknya tak beraturan. Namun di Jawa Tengah, nama minuman ini bukanlah es cendol melainkan es dawet.

Es dawet yang paling populer adalah es dawet ayu yang berasal dari Banjarnegara. Konon kabarnya, ada berbagai kisah dibalik sejarah nama es dawet ayu ini.

Ini Cerita Soal Asal Usul Nama Es Dawet Ayu BanjarnegaraFoto: istimewa


Baca juga : Segar Gurih! Ketika Cendol Menyatu dengan Sambal Pecel


Berasal dari lirik lagu
Lirik lagu berjudul Dawet Ayu Banjarnegara yang diciptakan seniman Banjarnegara bernama Bono, disebut-sebut sebagai asal sejarah nama dawet ayu. Lagu yang dipopulerkan oleh Grup Seni Calung dan Lawak Banyumas Peang-Penjol ini populer tahun 1980-an.

Dalam lirik lagu ini memang disebutkan beberapa kali kata 'dawet Banjarnegara'. Lagu ini berkisah tentang percakapan sederhana antara adik dan kakak soal rencana pergi piknik. Di sini tertulis, mau piknik kemana saja yang penting jangan lupa membeli dawet banjarnegara yang segar, dingin dan manis.

Berasal dari penjual dawet yang cantik
Versi lain asal usul nama es dawet ayu juga santer terdengar di kalangan masyarakat Banjarnegara. Kabarnya ada keluarga penjual es dawet yang sudah berjualan sejak abad ke-20.

Generasi ketiga penjual es dawet ini terkenal dengan parasnya yang cantik. Dari sini mulailah orang menyebutnya sebagai es dawet ayu yang artinya es dawet racikan wanita cantik.

Ini Cerita Soal Asal Usul Nama Es Dawet Ayu BanjarnegaraFoto: istimewa


Baca juga : Buka Puasa dengan 5 Es Cendol Paling Enak dan Segar di Jakarta


Filosofi Semar dan Gareng
Bukan hanya namanya saja yang menarik, tapi juga kehadiran sosok Semar dan Gareng pada gerobak penjual es dawet ayu. Kabarnya sosok Semar dan Gareng ini sebagai perlambang pengharapan musim kemarau atau mareng.

Saat musim kemarau tiba, penjual es dawet ayu akan panen karena banyak pembeli yang jajan es dawet ayu. Terlepas dari asal usul nama dan filosofi es dawet ayu, minuman ini ternyata bisa disukai oleh banyak orang dan tak kalah eksis dengan minuman kekinian.





Simak Video "Ciri Khas Es Campur Sinar Garut yang Asli"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)
FOKUS BERITA Es Campur Segar