Kerja Selama 70 Jam, Bartender Ini Hanya Digaji Rp 100 Ribu

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 18 Feb 2020 16:30 WIB
Bartender Digaji Rp 100 Ribu Foto: Istimewa
Jakarta -

Lewat TikTok seorang bartender asal Texas membagikan kisahnya. Ia hanya digaji sekitar Rp 100 ribu setelah bekerja selama 70 jam.

Selain menjadi tempat untuk membuat video dan konten yang menarik kini TikTok juga dijadikan sebagai tempat curhat. Salah satunya oleh seorang pengguna TikTok bernama Aaliyah Cortez yang membicarakan gajinya sebagai bartender.

Baca Juga: Tahun Baru, Pelayan Restoran Ini Dapat Uang Tip Rp 28 Juta

Dilansir dari Latestly (18/02), Cortez merupakan bartender sekaligus pelayan di salah satu bar yang ada di Austin. Ia memutuskan untuk mengunggah video di TikTok berisi rincian gajinya yang hanya berjumlah $9,8 (Rp 134,204).

Kerja Selama 70 Jam, Bartender Ini Hanya Digaji Rp 100 RibuFoto: Istimewa


Gajinya ini terbilang sangat kecil karena ia bekerja selama 70 jam. Video curhatan Cortez pun langsung viral di media sosial. Mengingatkan kembali ke banyak orang tentang betapa pentingnya memberikan uang tip kepada pelayan di restoran dan tempat makan lainnya.

"Saya bekerja hampir 71 jam sepanjang dua minggu terakhir. Setiap satu jam saya digaji $2.13 (Rp 29,158) sebagai bartender sekaligus pelayan. Seharusnya saya menerima gaji sebesar $150.81 (Rp 2,065,237)," Jelas Cortez di videonya.

Tapi karena ia harus membayar jaminan sosial, jaminan kesehatan, dan pajak penghasilan jadi uang yang diterimanya hanya $9,8 saja.

"Jadi saya hanya dibayar $9,8 setelah bekerja selama 70 jam," lanjut Cortez.

Kerja Selama 70 Jam, Bartender Ini Hanya Digaji Rp 100 RibuFoto: Istimewa


Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah Amerika mengizinkan pemilik restoran atau bar untuk menggaji pelayan mereka di bawah upah minimum yang ditetapkan.

Selama upah di bawah minimum ini disertai dengan uang tip dari pengunjung untuk pelayan. Namun karena masih banyak orang yang tak mau meninggalkan tip untuk pelayan membuat para pekerja ini hidup dalam kesulitan.

"Ada kebijakan dari pemerintah yang membolehkan pelayan restoran digaji di bawah upah minimum selama kami mendapatkan tip. Hal ini yang membuat kami bergantung pada pengunjung restoran untuk membayar upah kita lewat tip," ungkap Cortez kepada Buzzfeed.

"Jika saya menerima banyak tip dari pelanggan selama dua minggu terakhir maka gaji saya akan semakin rendah. Bahkan di restoran tempat saya bekerja dulu, slip gaji saya totalnya 0," pungkasnya.

Banyak netizen yang mengkritik pemilik restoran dan bar karena memberikan upah yang sangat rendah untuk para pelayan.

Kerja Selama 70 Jam, Bartender Ini Hanya Digaji Rp 100 RibuFoto: Istimewa


"Ini termasuk sebagai kriminal. Sayangnya pekerjaan menjadi pelayan selalu bergantung pada uang tip dari pengunjung. Tapi pihak restoran selalu meminta hal yang lebih dan tidak memberikan kelonggaran," kritik netizen.

"Seharusnya setiap orang wajib digaji dengan pantas sehingga mereka tak harus bergantung pada uang tip," kritik netizen lainnya.

Meski banyak pengunjung yang tidak memberikan tip kepada pelayan. Tapi ada beberapa pengunjung yang meninggalkan tip sampai puluhan juta rupiah untuk membantu pelayan restoran.

Baca Juga: Pria Ini Tinggalkan Uang Tip Rp 28 Juta Untuk Para Pelayan Restoran



Simak Video "Bikin Laper: Icip-icip Masakan Khas Pekalongan"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)