Hii..! Video Anjing Dipanggang Hidup-hidup di China Ini Dikecam Keras

Sonia Basoni - detikFood Senin, 03 Feb 2020 12:30 WIB
Daging Anjing Dipanggang Foto: Istimewa
Jakarta -

Di tengah hebohnya virus corona yang menyebar di Wuhan dan China, hadir video anjing dipanggang hidup-hidup untuk dimakan. Video ini pun dikecam banyak orang.

Banyak organisasi pelindung hewan membagikan video yang cukup menyeramkan, di mana seekor anjing tengah meraung kesakitan, saat dipanggang hidup-hidup di atas panggangan daging. Video ini dipercaya diambil dari salah satu pasar daging di wilayah Yulin, China.

Baca Juga: Industri Daging Anjing di Kamboja, Menyeramkan Tapi Populer

Hii..! Video Anjing Dipanggang Hidup-hidup di China Ini Dikecam KerasFoto: BBC Magazine

Dilansir dari Daily Mail UK (03/01), kota Yulin, terkenal dengan festival memakan daging anjing yang sudah ada sejak dulu. Di video berdurasi singkat ini digunakan sebagai bahan unjuk rasa para pecinta hewan di depan Kedutaan Besar China, di London. Para aktivis meminta agar China melarang perdagangan anjing dan kucing untuk dijadikan makanan.

"Sudah saatnya mengakhiri pembantaian dan kekejaman kepada anjing dan kucing, di pasar tradisional di China, termasuk di Wuhan. Sudah saatnya perdagangan anjing dan kucing, sebagai makanan hingga pakaian dilarang," bunyi kecaman tersebut.

Meningkatnya perhatian banyak orang di dunia tentang sisi gelap perdagangan hewan liar, termasuk kucing dan anjing sebagai makanan semakin tinggi, setelah Pasar Seafood Huanan, di Wuhan, disebut menjadi tempat pertama menyebarnya virus corona di sana. Pasar itu menjual lebih dari 100 jenis hewan liar, termasuk kelelawar, koala, rusa, hingga ular.

Hii..! Video Anjing Dipanggang Hidup-hidup di China Ini Dikecam KerasFoto: Istimewa

Karenanya konsumsi daging anjing sendiri di China bukan hal yang asing lagi. Menurut data yang ada, setidaknya lebih dari 20 juta anjing dibunuh dan dipukuli hingga mati untuk dimakan. Beberapa anjing merupakan hasil curian, kemudian dikirim ke pasar dengan kondisi yang menyedihkan.

Sementara menurut Yanzhong Huang, ahli kesehatan di Council for Foreign Ralations, mengatakan bahwa menjual hewan hidup untuk dirubah menjadi makanan sudah menjadi budaya yang mengakar di China sejak dulu.

Selain di China, Vietnam juga menjadi salah satu negara yang masih banyak mengonsumsi daging anjing. Sementara tahun lalu, rumah penjagalan untuk anjing yang terakhir di Seoul, akhirnya ditutup karena dikecam banyak orang.

Baca Juga: Kisah Seram Budaya Makan Daging Anjing di Berbagai Negara



Simak Video "Nasi Lemak hingga Kwetiau Sirem yang Sedap Mantap"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)