Keindahan Seni Patung dan Sedapnya Nasi Bali Bisa Dinikmati di Sini

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 02 Feb 2020 12:00 WIB
NuArt Sculpture Park - I Nyoman Nuarta Foto: dok.detikFood
Jakarta -

Bandung tak hanya wisata alam dan kulinernya saja yang menarik. Galeri dengan berbagai karya seni patung yang indah plus hidangan Bali juga menarik untuk dikunjungi.

Dibuka sejak tahun 2000, NuArt Sculpture Park jadi salah satu destinasi wisata seni paling populer di kota Bandung. Didirikan oleh seniman sekaligus pematung asal Bali, I Nyoman Nuarta.

Baca Juga: Inilah 6 galeri seni Makanan di Dunia yang Perlu Dikunjungi Pencinta Makanan

Galeri seni ini penuh dengan karya seni patung yang mengagumkan, termasuk rancangan maha karya patung Garuda Wisnu Kencana, yang terletak di Uluwatu, Bali, dan kini menjadi salah satu patung tertinggi dan terbesar di dunia.

Keindahan Seni Patung dan Sedapnya Nasi Bali Bisa Dinikmati di SiniFoto: dok.detikFood



"Dari karya seni patung ada tiga hal yang bisa disampaikan, yaitu pertama estetika, budaya, dan tentu saja sejarah," tutur sang maestro patung Indonesia, I Nyoman Nuarta kepada detikFood (28/01).

Lewat NuArt Sculpture Park, Nyoman Nuarta menciptakan ruang seni yang berkonsep terbuka, dan menyatu dengan alam. Puluhan karya patung yang terbuat dari copper (tembaga) dan brass (kuningan), menjadi bahan utama dalam kebanyakan karya Nyoman Nuarta. Ini karena Pak Nyoman yang sangat mencintai alam, tidak ingin menebang pohon untuk karya seninya, sehingga ia menggunakan copper dan brass.

"Karena budaya kita semakin lama semakin merosot, kebanyakan budaya asing yang masuk. Jadi apa yang kita bangun, itu akan membangkitkan nilai sejarah," jelas pematung handal berusia 68 tahun ini.

Keindahan Seni Patung dan Sedapnya Nasi Bali Bisa Dinikmati di SiniI Nyoman Nuarta. Foto: dok.detikFood



Tak hanya menghadirkan berbagai karya seni patungnya yang indah, Pak Nyoman juga membuat NuArt Scuplture Park menjadi tempat berwisata yang nyaman. Dengan menghadirkan resto Laxmi, di tengah-tengah galeri seni yang berdiri di lahan seluas 4 hektar ini.

Resto Laxmi ini mengambil nama dari sang istri, Cynthia Laksmi Nuarta. Resto berkonsep seni, dengan ruangan semi terbuka ini, menghadap langsung ke wilayah pepohonan hijau yang ditanam oleh Pak Nyoman.

Resto ini dibangun untuk orang-orang serta para pengunjung galeri seni yang ingin bersantai, ngopi, hingga makan siang setelah berkeliling di dalam galeri seni. Menu makanan yang disajikan ada hidangan khas Bali, yang menggunakan resep keluarga milik keluarga Laksmi Nuarta.

Keindahan Seni Patung dan Sedapnya Nasi Bali Bisa Dinikmati di SiniFoto: Instagram NuArt Sculpture Park


Salah satunya ada Nasi Bebek Crispy Tegalinggah. Hidangan khas Bali ini disajikan dengan nasi berbentuk kerucut, bebek goreng krispi yang digoreng garing, tumis kacang panjang, hingga sambal matah yang segar dan harum.

Kemudian ada Nasi Campur Belong dengan nasi putih kerucut, disajikan bersama sate ayam, suwiran daging, telur rebus, kacang goreng, hingga pelecing kangkung. Rasanya enak, dan ini merupakan menu makanan yang disukai keluarga Nuarta.

Terakhir ada Nasi Ayam Betutu Rejasa, satu ekor ayam betutu disajikan dengan bumbu khas Bali yang kaya akan rempah, dan cocok disantap setelah berkeliling mempelajari hingga menikmati karya seni patung.

Keindahan Seni Patung dan Sedapnya Nasi Bali Bisa Dinikmati di SiniFoto: Instagram NuArt Sculpture Park


Restoran Laxmi ini buka setiap hari dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Sementara di akhir pekan, Anda bisa menikmati hidangan khas Bali ini hingga jam 9 malam dengan kisaran harga dimulai dari Rp 50.000.

Di akhir kesempatan Pak Nyoman menyampaikan pesannya untuk terus mewariskan budaya Indonesia. Ia juga menuturkan bahwa budaya dan pariwisata selalu berjalan berdampingan.

Baca Juga: 'Dibungkam' Bebek Krispi dan Nasi Belong Bali Asli



Simak Video "Bikin Laper: Jajal Semur Ceker Ayam Dipadu Bakso Sohun"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)