Mulia! Penjual Jeruk Keliling Ini Bangun Sekolah untuk Anak-anak Kurang Mampu

Sonia Basoni - detikFood Kamis, 30 Jan 2020 15:30 WIB
Penjual Jeruk Bangun Sekolah Foto: Istimewa
Jakarta -

Meski dalam keterbatasan, penjual jeruk keliling asal India ini mampu membangun sekolah untuk anak-anak kurang mampu. Agar semua anak bisa mengenyam pendidikan.

Seorang penjual jeruk keliling dari Karnataka, India, baru saja mendapatkan penghargaan Padma Shri. Penghargaan untuk warga sipil tertinggi, sebagai bentuk penghargaan untuk orang-orang yang berjasa dalam berbagai bidang untuk negara India.

Baca Juga: Hibur Pengunjung hingga Beri Makanan Gratis, Ini Aksi Mulia Pelayan Restoran

Mulia! Penjual Jeruk Keliling Ini Bangun Sekolah untuk Anak-anak yang Kurang MampuFoto: Istimewa

Dilansir dari Storypick (30/01), penjual jeruk bernama Harekala Hajabba ini, tidak pernah memiliki kesempatan untuk sekolah. Namun, kekurangannya ini ia ubah menjadi motivasi, untuk membangun sekolah gratis di kampungnya. Tujuannya agar generasi selanjutnya tak bernasib sama dengan dirinya.

"Pertama kali saya merasa pentingnya pendidikan, ketika turis asing ingin membeli buah jeruk dagangan saya, dan saya tidak bisa mengerti bahasa Inggris. Saya tersadar pentingnya sebuah pendidikan, dan ide itu muncul, untuk membuat sekolah dasar sehingga anak-anak di desa saya tak bernasib sama seperti saya," lanjut penjual jeruk berusia 68 tahun tersebut.

Setiap harinya Harekala mampu mengumpulkan uang sebanyak Rs. 150 (Rp 28,687) dari berjualan jeruk keliling. Meski uang yang didapatkannya sangat kecil, dan tidak seberapa, tapi berkat kegigihannya menabung, dan menyisihkan semua pendapatannya, di tahun 2000 lalu ia berhasil mendirikan sekolah sederhana di kampungnya.

Mulia! Penjual Jeruk Keliling Ini Bangun Sekolah untuk Anak-anak yang Kurang MampuFoto: Istimewa

Banyaknya anak-anak yang datang ke sekolahnya untuk belajar, membuatnya semakin semangat menjalankan aksi mulianya ini. Ia mulai mengambil pinjaman di bank, dan menguras habis tabungannya untuk membeli tanah untuk sekolahnya, tanpa bantuan dari warga atau pemerintah sama sekali.

Awalnya ada 28 siswa yang masuk ke dalam sekolah Muslim Madrasah miliknya. Beberapa tahun kemudian banyak dermawan yang menyumbangkan dana, hingga membantu membangun sekolah, hingga akhirnya Harekela mampu membuka sekolah menengah pertama (SMP).

Karena tidak ada bantuan, Harekala lah yang melakukan semuanya. Mulai dari menyapu hingga mengepel sekolah, memasak air untuk minum para muridnya, hingga memperbaiki bangunan sekolahnya. Semua kerja keras ini terbayar, dengan datangnya penghargaan tertinggi Padma Shri dari pemerintah India, karena Harekala berjasa dalam bidang pendidikan.

Mulia! Penjual Jeruk Keliling Ini Bangun Sekolah untuk Anak-anak yang Kurang MampuFoto: Istimewa


Kisah ini menginspirasi banyak orang untuk terus berbuat kebaikan. Setelah mendapatkan penghargaan ini, Harekala berencana untuk menabung agar bisa mendirikan universitas di kampungnya, dan meminta bantuan pemerintah untuk merealisasikan mimpinya ini.

Baca Juga: Mulia! 32 Siswa Ini Jual Makanan untuk Bantu Biaya Kakak Temannya yang Sakit



Simak Video "Tauto, Kuliner Pekalongan yang Memang Cucok!"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)