Kuliner Imlek

Jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang, Cicipi 5 Kuliner Maknyus Ini

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 25 Jan 2020 12:00 WIB
Foto: dok. detikFood
FOKUS BERITA Kuliner Imlek
Jakarta -

Pasar Lama merupakan salah satu ikon Pecinan Tangerang. Area Pasar Lama dijadikan kawasan kuliner yang berisi banyak makanan di sepanjang jalannya.

Menyusuri Tangerang, foodies wajib mampir ke Pasar Lama. Di sini tersaji berbagai makanan kaki lima enak yang patut dicoba. Beberapa penjualnya bahkan sudah bertahan puluhan tahun. Berikut 5 kuliner maknyus yang ada di Pasar Lama Tangerang.

Baca Juga: Mampir ke Kawasan Pasar Lama, Jangan Lupa Cicip 5 Makanan Ini

1. Sate Haji Ishak

Jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang, Cicipi 5 Kuliner Maknyus IniIlustrasi: Istimewa


Sate Haji Ishak adalah gerai sate ayam legendaris di Pasar Lama Tangerang. Sudah sejak tahun 1954, sate ayam ini dinikmati para penggemar setianya. Pemilik awal usaha sate ayam ini adalah H. Ishak.

Usaha ini lantas dilanjutkan oleh anaknya. Banyak orang menyukai sate ayam di sini karena teksturnya lembut, bumbu kacangnya melimpah, dan rasanya nikmat. Sate Haji Ishak buka mulai pukul 3 sore sampai 10 malam. Gerainya mudah dikenali dari bakaran panjang yang ada di depan rumah makan, sekaligus asap bakaran sate yang mengepul. Harganya sekitar Rp 20.000 per porsi.

2. Siomay Benteng

Jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang, Cicipi 5 Kuliner Maknyus IniFoto: dok. detikFood


Saat tak mau makan berat, kuliner Pasar Lama Tangerang ini bisa jadi pilihan. Namanya Siomay Benteng yang dijajakan di gerobak sederhana. Meski hanya gerobakan, pembeli Siomay Benteng seolah tak pernah sepi.

Ditemui detikFood (12/1), Pak Soleh selaku penjual Siomay Benteng mengatakan sudah berjualan sejak 1998. Menunya ada siomay, pare, tahu putih, kol, dan pare. Seporsinya dibanderol Rp 10.000. Dalam sehari ia bisa menghabiskan 350 isian siomay. Cita rasa siomay yang empuk gurih di sini jadi favorit, apalagi ditambah bumbu kacang racikan Pak Soleh sendiri.

3. Asinan sayur Sewan Bedeng

Jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang, Cicipi 5 Kuliner Maknyus IniFoto: dok. detikFood


Cuaca panas bisa ditumpas dengan menyantap kuliner Pasar Lama Tangerang ini. Selain Asinan Lan Jin yang berada di dalam kawasan pasar, Asinan Sayur Sewan Bedeng ini bisa jadi pilihan. Dijajakan di gerobak sejak tahun 1967-an.

Kini usaha asinan sayur dilanjutkan generasi kedua yaitu, Pak Yanto. Ia berjualan di Pasar Lama Tangerang sejak tahun 2000. Menunya hanya satu yaitu asinan sayur yang diracik dari tauge, sawi asin, mentimun, tahu putih, dan siraman saus kacang. Makin enak saat ditambahkan saus gula merah dan sambal.

Seporsi Asinan Sayur Sewan Bedeng dijual Rp 20.000. Di hari-hari biasa ia bisa menjual lebih dari 50 porsi asinan sayur. Kebanyakan pembelinya adalah pelanggan setia yang sudah tahu kenikmatan rasa asinan sayur di sini.

4. Bubur Ayam Ko Iyo

Jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang, Cicipi 5 Kuliner Maknyus IniFoto: Instagram ifafauziaa


Buka sejak pukul 5 sore, Bubur Ayam Ko Iyo juga ramai peminat. Harga buburnya masih terjangkau. Disajikan dengan irisan cakwe, suwiran ayam, dan seledri sebagai topping utamanya. Konon Bubur Ayam Ko Iyo sudah ada sejak tahun 1966.

Seporsi bubur makin lengkap dengan tambahan lauk lain seperti ati ampela dan telur. Yang unik bubur ayam di sini juga bisa dinikmati bersama potongan selada segar dan sawi asin. Rasanya gurih segar nikmat!


5. Es Podeng DPN Varia

Jalan-jalan ke Pasar Lama Tangerang, Cicipi 5 Kuliner Maknyus IniFoto: dok. detikFood


Terakhir, kuliner Pasar Lama Tangerang ini tak boleh dilewatkan. Berupa es podeng yang bisa segarkan dahaga usai menyantap makanan gurih. Gerobaknya adalah salah satu yang paling ramai dimana pembeli datang silih berganti. Ada yang memesan es podeng untuk dibawa pulang atau dinikmati langsung pakai mangkok porselen kecil.

Es Podeng DPN Varia sudah ada sejak 1983. Isian es podeng di sini sama seperti di tempat lain, namun ada tambahan kacang hijau rebus. Untuk cendolnya berwarna pink dan dibuat sendiri. Per porsi es podeng manis gurih ini dijual Rp 10.000.

Menurut informasi sang penjual, di hari biasa mereka bisa menjual 200 cup es podeng. Jumlah ini melonjak drastis ketika akhir pekan dimana es podeng terjual sampai 900 cup!

Baca Juga: Segar! Podeng dengan Campuran Es Puter yang Enak dari Jakarta



Simak Video "Bubur Ko Iyo, Setengah Abad di Pasar Lama Tangerang "
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)
FOKUS BERITA Kuliner Imlek