55 Tahun Dapat Bintang Michelin, Restoran Ini Harus Rela Turun Peringkat

Devi Setya - detikFood Senin, 20 Jan 2020 14:30 WIB
Foto: istimewa
Jakarta - Restoran legendaris di Prancis berhasil pertahankan gelar bintang michelin selama 55 tahun. Namun sayangnya tahun ini restoran harus rela turun peringkat.

Pemilik dan karyawan restoran L'Auberge du Pont de Collonges atau dikenal dengan sebutan restoran Paul Bocuse yang berlokasi di Prancis ini mungkin harus bersedih. Setelah 55 tahun mempertahankan predikat bintang 3 Michelin, akhirnya restoran harus kehilangan gelarnya.

Dikabarkan Food and Wine (20/01) restoran milik mendiang Chef Paul Bocuse ini memang masih mendapatkan predikat bintang Michelin namun peringkatnya turun satu bintang. Jika awalnya mendapat bintang 3 maka kali ini gelarnya hanya bintang 2.
55 Tahun Dapat Bintang Michelin, Restoran Ini Harus Rela Turun PeringkatFoto: istimewa

Baca juga : Angka 3 yang Penuh Arti Bagi Kehidupan Paul Bocuse

Dari kabar yang dihimpun, restoran ini mendapat predikat bintang tiga Michelin pada tahun 1965. Sang pemilik, Paul Bocuse adalah chef termuda yang mendapatkan predikat bergengsi kala itu. Dengan segenap usaha, Bocuse berhasil membuat restorannya terus eksis dan layak mendapat bintang Michelin selama puluhan tahun.

Gwendal Poullennec, Direktur Internasional Michelin Guide, mengunjungi staf dan manajemen restoran Bocuse pada hari Kamis untuk memberitahu mereka tentang keputusan organisasi. Seorang juru bicara Michelin Guide mengatakan bahwa peringkat bintang dua itu disebabkan oleh fakta bahwa restoran L'Auberge du Pont de Collonges "tetap luar biasa tetapi tidak bisa lagi berada di level tiga bintang."

"Sudah 2 tahun sejak Chef Paul Bocuse meninggalkan kami, dan bahkan jika bintang itu bukan lagi milik Chef Paul Bocuse, tak perlu dikatakan. Banyak orang bertanya soal masa depan restoran ini," tulis pihak restoran dalam sebuah pernyataan tertulis.

"Meskipun kesal oleh penilaian inspektur dan para juri Michelin Guide, ada satu hal yang tidak pernah hilang. Itu adalah jiwa Paul Bocuse yang tetap ada di dalam lubuk hati kami."

Restoran ini memulai debutnya dengan pengalaman makan terbaru yang disebut "Tradition on the Move," Oktober lalu. Manager Vincent Le Roux telah berjanji bahwa pengalaman makan yang luar biasa ini akan menjadi hal yang menakjubkan.

Untuk menghadirkan konsep baru, restoran harus tutup selama beberapa hari untuk kegiatan renovasi. "Konsep baru ini sudah dirancang sejak setahun lalu namun tetap mempertahankan DNA dari rasa hidangan restoran," keterangan mereka.

Meskipun banyak orang kecewa dengan dengan penilaian ini tapi banyak yang mengatakan akan tetap jadi pelanggan setia. Sebenarnya yang terpenting bukanlah predikat bintang Michelin namun lebih kepada kualitas dan rasa makanan yang disajikan.
55 Tahun Dapat Bintang Michelin, Restoran Ini Harus Rela Turun PeringkatFoto: Istimewa

Baca juga : Paul Bocuse, Maestro Kuliner Prancis Meninggal Dunia Dalam Usia 91 Tahun

Sejak Chef Paul Bocuse meninggal Januari 2018 pada usia 91 tahun, rasa dan kualitas makanan tidaklah berubah. Restoran ini menghadirkan hidangan dengan bahan-bahan segar, saus dengan rasa ringan, kombinasi bahan yang tak biasa dan inovasi hidangan yang dihadirkan secara terus menerus.

Bukan hanya rasa, New York Times mencatat kalau hidangan yang disajikan di sini juga menghadirkan imajinasi dan memanjakan mata.

Michelin sendiri memberikan peringkat bintang dengan tiga kategori yakni satu bintang, dua bintang dan tiga bintang. Peringkat paling tinggi ditandai dengan raihan tiga bintang. Restoran yang mendapat bintang Michelin ini sebenarnya sudah dianggap sebagai restoran terbaik karena dari puluhan ribu restoran, hanya sedikit yang berhasil mendapat predikat bintang Michelin.



Simak Video "Nikmatnya Madumongso yang Bikin Ketagihan"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)