Tolpit hingga Memek, 5 Jajanan Tradisional yang Punya Nama 'Jorok'

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 19 Jan 2020 14:00 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Jajanan tradisional di Indonesia begitu beragam. Ada beberapa yang unik karena namanya 'jorok' hingga merebut perhatian netizen. Apa saja ya?

Jajanan tradisional tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Masing-masing memiliki ciri khas, mulai dari tampilan hingga rasa. Tak terkecuali nama jajanan tradisional yang menarik perhatian. Ada yang namanya terkesan 'jorok' seperti 5 jajanan tradisional berikut.

1. Tolpit

Tolpit hingga Memek, 5 Jajanan Tradisional yang Punya Nama 'Jorok' Foto: Istimewa

Dari Bantul, Yogyakarta, ada tolpit yang bikin netizen geger. Namanya merupakan akronim 'kontol kejepit' dengan tampilan serupa alat kelamin pria yang terjepit.

Tolpit dibuat dari tepung beras dan gula Jawa sebagai bahan utamanya. Bentuk tolpit tercipta karena penjual akan menggunakan teknik japit atau jepit saat menggoreng jajanan tradisional ini. Tolpit banyak ditemui di Pasar Kotagede, Pasar Bantul, dan banyak lainnya.

2. Peler bedebu

Tolpit hingga Memek, 5 Jajanan Tradisional yang Punya Nama 'Jorok' Foto: Istimewa

Masih terkait alat kelamin pria, ada jajanan tradisional dari Kepulauan Seribu, Jakarta bernama peler bedebu. Kue ini sempat viral setelah diunggah di Twitter. Tampilan peler bedebu sekilas mirip klepon.

Peler bedebu berbahan utama ubi yang ditumbuk lalu dicampur tepung sagu. Di tengahnya lalu diisi gula merah dan dimasak dengan cara dikukus. Terakhir peler bedebu ditaburi parutan kelapa. Konon nama peler bedebu berawal dari candaan masyarakat karena kue ini lembek lalu ditaburi ampas kelapa.

Baca Juga: Peler Bedebu, Kue Lembek Favorit Masyarakat Kepulauan Seribu

3. Memek

Tolpit hingga Memek, 5 Jajanan Tradisional yang Punya Nama 'Jorok' Foto: Istimewa

Jajanan tradisional dari Kabupaten Simeuleu, Aceh ini berkonotasi dengan alat kelamin wanita. Meski begitu, memek jadi incaran, bahkan sudah jadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia 2019.

Memek dibuat dari campuran beras ketan dan pisang. Bentuknya mirip bubur dengan aroma gurih sangit dari beras ketan yang sebelumnya disangrai. Arti memek sendiri adalah mengunyah-ngunyah atau menggigit. Dulu, nenek moyang masyarakat setempat sering mengunyah-ngunyah beras ketan yang dicampur pisang sehingga muncul istilah mamemek. Lambat laun, makanan tersebut disebut dengan memek.

Baca Juga: Gurih Harum 'Memek', Jajanan Khas Simeulue dari Ketan dan Pisang

4. Es dawet jembut kecabut

Tolpit hingga Memek, 5 Jajanan Tradisional yang Punya Nama 'Jorok' Foto: Istimewa

Meski namanya bikin dahi mengkerut, Purworejo punya es dawet yang jadi incaran. Namanya Es Dawet Jembut Kecabut yang merujuk pada singkatan lokasi tempat es dawet ini dijual. Tepatnya di Jembatan Butuh, Kecamatan Butuh yang disingkat Jembut Kecabut.

Es dawet ini merupakan dawet hitam yang dijajakan Mbah Ahmad Dansri mulai tahun 1950-an. Warna hitam berasal dari jerami padi yang dibakar. Es dawet lalu diracik bersama santan, gula kelapa, dan es. Bisa juga ditambah tape ketan.

Baca Juga: Segarnya Es Dawet Jembut Kecabut yang Legendaris dari Purworejo

5. Kontol sapi

Tolpit hingga Memek, 5 Jajanan Tradisional yang Punya Nama 'Jorok' Foto: Istimewa

Dari Cilegon ada jajanan kontol sapi yang merupakan jajanan tradisional khas setempat. Tak ada unsur sapi dalam jajanan ini karena rasanya manis legit.

Kontol sapi dibuat dari bahan utama ketan, gula pasir, dan kelapa. Adonan ini lalu digoreng dan dilumuri cairan gula pasir sampai kental dan kering. Sayang keberadaan kontol sapi kini sudah terbilang langka.



Simak Video "Manis Renyah Kembang Goyang dan Akar Kelapa Khas Betawi"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)