Selain Bambu, Kini Batang Rumput Diolah Jadi Sedotan Ramah Lingkungan

Devi Setya - detikFood Jumat, 20 Des 2019 13:39 WIB
Foto: istimewa
Jakarta - Seorang pengusaha asal Vietnam menemukan inovasi terbaru soal sedotan ramah lingkungan. Ia membuat batang rumput menjadi sedotan demi mengurangi sampah plastik.

Semakin hari semakin banyak orang yang peduli dengan lingkungan. Salah satu hal kecil yang berdampak besar adalah mengurangi penggunaan plastik. Sampah plastik membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk terurai.

Melihat hal ini, seorang pengusaha asal Vietnam menemukan inovasi baru dengan membuat sedotan berbahan batang rumput. Sedotan batang rumput yang alami ini bisa menjadi pengganti sedotan plastik yang kini penggunaannya sudah mulai diatur secara ketat.
Selain Bambu, Kini Batang Rumput Diolah Jadi Sedotan Ramah LingkunganFoto: istimewa

Baca juga : Restoran Ini Manfaatkan Batang Kangkung Buat Sedotan Alami

Jika sebelumnya ada sedotan alami berbahan bambu dan batang kangkung maka sedotan batang rumput ini menambah deretan produk alami pengganti plastik. Dilansir dari Green Grass Straw (20/12) pengusaha bernama Tran Minh Tien menjalankan bisnisnya ini di sebuah desa kecil yang dialiri sungai Mekong.

Kawasan yang jauh dari perkotaan ini dikenal dengan kawasan rawa yang banyak ditumbuhi berbagai jenis rumput liar. Ternyata salah satu jenis rumput di rawa ini memiliki batang bentuk silinder dengan bagian lubang di tengahnya, mirip seperti sedotan.

Melihat jenis rumput ini, Tien langsung berpikir untuk mengolahnya menjadi sedotan ramah lingkungan. Ia membersihkan batang rumput ini dan memotongnya dengan ukuran dan panjang yang seragam.

Rumput ini tak bisa langsung digunakan karena harus dipanggang atau dijemur dahulu untuk membuatnya kering dan lebih kokoh. Tien sudah menjalani bisnis ini sejak 2017 dan kini pabrik sedotannya sudah mampu menghasilkan sekitar 3.000 buah sedotan batang rumput dalam sehari.
Selain Bambu, Kini Batang Rumput Diolah Jadi Sedotan Ramah LingkunganFoto: istimewa

Meski terbuat dari rumput, ternyata sedotan batang rumput ini punya tekstur yang kokoh layaknya sebuah bambu. Tien mengatakan jika sedotan ini bisa digunakan hingga enam bulan. Jika sudah tak layak pakai, sedotan bisa langsung dibuang dan secara alami akan terurai dengan cepat.

"Saya datang memperkenalkan rumput sebagai pengganti sementara sedotan plastik untuk mengurangi kerusakan yang ditimbulkan terhadap lingkungan," kata Tien.

Baca juga : Restoran Thailand Ini Gunakan Sedotan Dari Kangkung Agar Ramah Lingkungan

Kendati demikian Tien sadar kalau sedotan batang rumput produksinya ini tidak bisa menjadi pengganti menyeluruh sedotan plastik. Pasokan rumput yang terbatas membuat Tien merasa kesulitan mendapatkan bahan baku.

Saat ini Tien mengaku permintaan sedotan rumput ini semakin meningkat namun ia tak bisa memenuhi semua pesanan.

"Sejak awal, saya tahu bahwa panen rumput tidak akan pernah bisa melebihi tingkat reproduksi alami rumput. Kita tidak bisa memaksa rumput untuk terus tumbuh karena alam juga punya cara sendiri dalam proses pertumbuhannya," katanya.

Simak Video "Nestle Hadirkan Solusi Sedotan Kertas, Yakin Lebih Ramah Lingkungan?"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)