Jepang Akan Sajikan Makanan Asal Fukushima pada Olimpiade 2020

Devi Setya - detikFood Kamis, 21 Nov 2019 13:43 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Olimpiade Musim Panas 2020 akan digelar di Jepang. Pada acara olahraga internasional ini pemerintah Jepang ingin menyajikan makanan asal Fukushima yang pernah tertimpa bencana nuklir.

Selama bertahun-tahun, pemerintah Jepang berusaha meyakinkan konsumen kalau makanan dari daerah Fukushima aman dikonsumsi. Meskipun daerah ini pernah tertimpa bencana nuklir pada 2011 lalu.

Dilansir dari Japan Today (21/11) persiapan Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo tengah dilakukan secara matang oleh pemerintah Jepang. Lewat acara ini pula pemerintah ingin meyakinkan banyak orang kalau bahan makanan dari Fukushima aman untuk dikonsumsi.
Jepang Akan Sajikan Makanan Asal Fukushima pada Olimpiade 2020Foto: istimewa

Baca juga : Ini Dia Santapan Lezat Atlet Dunia di Olimpiade PyeongChang

Pejabat pemerintah sudah melakukan pemeriksaan ketat untuk seluruh bahan makanan yang berasal dari wilayah tersebut. Ini sekaligus membuktikan kalau hewan ternak, buah maupun sayuran yang tumbuh di Fukushima tidak mengandung racun sebagai dampak kebocoran nuklir.

"Wilayah Fukushima telah memamerkan makanan dari 187 produsen dan kini berada di urutan kedua setelah Hokkaido dalam hal memenuhi kriteria produk makanan yang ditentukan komite penyelenggara Olimpiade," kata Shigeyuki Honma, asisten direktur jenderal divisi perencanaan pertanian dan kehutanan pemerintah daerah.

Perihal produk yang ditawarkan untuk disajikan antara lain meliputi nasi, buah-buahan, daging sapi dan sayuran. Nantinya produk makanan ini akan diolah dan disajikan untuk para atlet dan panitia Olimpiade. Namun keputusan anggota komite masih belum terjawab hingga saat ini.

Berdasarkan data yang dihimpun sejak April 2018 hingga Maret 2019 ada 9.21 juta karung beras sudah diperiksa. Hasilnya semua beras ini aman dan tidak mengandung zat berbahaya. Hal yang sama juga sudah diperiksa untuk produk sayuran, buah, daging potong dan ikan laut.

Sejak tragedi bocornya pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima pada 2011 lalu, banyak orang takut mengonsumsi makanan dari daerah ini. Beberapa negara seperti China, Korea Selatan dan Amerika Serikat bahkan melakukan pembatasan impor semua jenis barang dari Fukushima.

"Karena Jepang berulang kali mengatakan makanannya dari Fukushima aman, kami telah menuntut mereka memberikan statistik dan data untuk mendukung klaim mereka," kata seorang pejabat komite kepada AFP.

Penyelenggara Olimpiade 2020 di Tokyo memang ingin mempromosikan area terdampak bencana nuklir 2011. Pemerintah ingin membuktikan kalau daerah ini sudah aman dan tidak lagi berbahaya.
Jepang Akan Sajikan Makanan Asal Fukushima pada Olimpiade 2020Foto: istimewa

"Mendukung upaya rekonstruksi daerah melalui sumber produk makanan dan minuman adalah salah satu strategi dasar kami; oleh karena itu kami serius mempertimbangkan untuk melakukan ini," kata juru bicara 2020 Masa Takaya kepada AFP.

Baca juga : Beragam Makanan Lezat Disajikan Korea Selatan untuk Atlet di Olimpiade PyeongChang

Sementara di Fukushima, para petani hanya bisa menunggu dengan harap-harap cemas sambil berharap yang terbaik. Tomio Kusano, petani buah pir di Iwaki di pantai Fukushima bahkan sudah berusaha keras membuat hasil panennya kembali layak makan.

"Dunia saya benar-benar runtuh, tetapi saya tidak pernah berpikir untuk berhenti
Pir saya diperiksa dan tidak ada masalah. Mereka laku lagi di Jepang, dan Vietnam sudah mulai mengimpornya," ujar Tomio Kusano.





Simak Video "Super Unik! Ramen dengan Kuah Berwarna Biru di Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)