Sebatang Kara, Kakek 80 Tahun Ini Jual Sandwich untuk Cari Uang

Yenny Mustika Sari - detikFood Senin, 11 Nov 2019 06:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta -
Kakek 80 tahun di Malaysia ini jual sandwich untuk memenuhi kebutuhannya. Ia sehari-hari diketahui hidup sebatang kara.


Di usianya yang sudah tak muda lagi, seharusnya kakek penjual sandwich ini tinggal menikmati masa tua yang nyaman di rumah bersama keluarga. Namun nasib berkata lain, kakek 80 tahun yang sudah renta ini masih berjualan sandwich dengan motornya yang juga sudah tua.


Sandwich ini di Malaysia dinamakan Roti Bak Kwa. Sang kakek berjualan di sekitar Pudu ICC. Ia terlihat masih semangat menjalani kehidupannya. Semua demi memenuhi kebutuhan hidupnya yang tinggal sebatang kara.

Sebatang Kara, Kakek 80 Tahun Ini Jual Sandwich untuk Cari UangFoto: Istimewa


Dilansir dari World of Buzz (07/11), kakek ini berjualan setiap hari, tak peduli panas terik ataupun hujan. Yang kakek ini pikirkan hanyalah bagaimana ia bisa bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.




Kakek penjual sandwich ini mengatakan, "Saya sudah berusia 80 tahun dan saya sendirian tanpa ada yang merawat saya. Saya tidak menginginkan apa pun, hanya berharap saya bisa tetap sehat sehingga saya bisa menjaga diri sendiri."


Kakek ini mengendarai motornya sendiri utnuk menjual sandwich, di motornya pun terdapat tulisan "Winson Berger". Meskipun si kakek sudah tua, namun Anda jangan remehkan kemampuannya. Kakek ini masih bisa cepat dalam menyiapkan sandwich untuk pelanggannya.

Sebatang Kara, Kakek 80 Tahun Ini Jual Sandwich untuk Cari UangFoto: Istimewa


Sudah lebih dari 40 tahun ia menjual sandwichnya. Ia juga bercerita kalau dirinya dulu adalah pekerja bangunan, tidak memiliki istri dan anak. Bahkan orang tuanya pun sudah lama meninggal, kakek ini juga kehilangan kontak dengan saudaranya. Ia sekarang tinggal sebatang kara di kamar sewaan.


Sandwich yang ia jual ini seharga RM3 atau jika dirupiahkan sekitar Rp.10.000. Dalam sehari kakek ini bisa menghabiskan 30-50 sandwich. Walaupun berpenghasilan tidak menentu dan bukan jumlah yang besar, kakek ini tetap bersyukur atas apa yang ia dapatkan untuk menjalani hidupnya.




Simak Video "Lawa Ikan, Kuliner Legendaris dari Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/adr)