Shabu-shabu Lezat Sehat

Mengenal Wagyu, Jenis Daging Populer untuk Shabu-shabu

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 18 Okt 2019 17:30 WIB
Halaman 2 dari 6
Foto: Istimewa

1. Apa itu wagyu?
Di banyak supermarket Jepang, daging sapi umum dijual dalam label wagyu (和牛) atau Japanese cattle (国産牛). Keduanya memang sama-sama sapi Jepang jika dilihat dari karakter huruf kanji, namun wagyu dan Japanese cattle memiliki perbedaan mendasar.

Japanese cattle merujuk pada semua sapi yang dipelihara di Jepang. Setiap sapi bisa disebut sapi domestik Jepang selama sebagian besar pemeliharaannya dilakukan di Jepang. Kategori ini mencakup jenis sapi asing seperti Holstein Friesian dan Angus.

Sedangkan wagyu mengacu pada sapi domestik Jepang dengan garis keturunan dan jenis khusus. Wagyu bisa diklasifikasikan lebih lanjut menjadi 4 jenis yaitu:

1. Og Kuroge (Japanese Black), merupakan jenis paling umum dari wagyu. Menguasai 90% dari seluruh penjualan wagyu. Lemaknya terkenal sangat enak dan lumer begitu digigit di mulut.
2. Akage (Japanese Brown), biasa juga disebut Red Wagyu. Berasal dari Prefektur Kochi dan Kumamoto. Dagingnya sedikit lebih tidak berlemak namun tetap empuk dan enak.
3. Ih Nihon Tankaku (Japanese Shorthorn), banyak ditemukan di utara Jepang. Ciri khasnya ada pada daging yang kenyal dan tidak berlemak.
4. Aku Mukaku (Japanese Polled), merupakan wagyu dengan populasi terkecil di antara semua jenis wagyu. Rasanya memang berbeda dan agak kenyal.

Di luar Jepang, wagyu bisa disebut "full-blood Wagyu" dan "half-blood Wagyu". Beberapa negara menggunakan pembibitan selektif setelah mengimpor sapi wagyu dari Jepang untuk meningkatkan kualitas daging sapi lokal mereka. Sapi dengan lebih dari 93,75% darah wagyu Jepang dapat digolongkan sebagai "full-blood Wagyu".

(adr/odi)