Coca-Cola Mulai Produksi Botol Daur Ulang dari Sampah Laut

Devi Setya - detikFood Selasa, 15 Okt 2019 11:30 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Banyaknya sampah yang mencemari laut membuat banyak orang bergerak menyelamatkan lingkungan. Termasuk produsen Coca-Cola yang kini mulai menggunakan sampah plastik di laut sebagai bahan pembuatan botol.

Dikabarkan Food Beast (15/10) sebuah penelitian memperkirakan ada sekitar 8 juta metrik ton sampah plastik yang mencemari lautan setiap tahunnya. Jika dibiarkan terus menerus maka kondisi ini akan membuat pencemaran lingkungan yang sangat parah.
Coca-Cola Mulai Produksi Botol Daur Ulang dari Sampah LautFoto: istimewa

Baca juga : Yuk, Kurangi Sampah Plastik di Dapur dengan 4 Cara Ini!

Mirisnya lagi, kebanyakan sampah yang mencemari laut adalah sampah plastik yang hanya bisa hancur dalam hitungan puluhan bahkan ratusan tahun. Keadaan ini lantas membuat banyak aktivis lingkungan yang galak menyerukan aksi nyata dari masyarakat.

Produsen Coca -Cola sebagai pabrikan besar yang memproduksi minuman dengan kemasan plastik pun ikut tergerak. Coca-Cola mengambil langkah untuk menggunakan sampah plastik yang ada di laut sebagai bahan daur ulang untuk membuat botol baru.

Tentu tidak 100 persen sampah yang diolah bisa menghasilkan botol baru. Setidaknya botol-botol baru ini menggunakan campuran 25 persen sampah plastik dari laut. Sampah plastik yang digunakan ini diperoleh dari perairan laut mediterania dan beberapa pantai yang tercemar.

Proses pembuatan kemasan ramah lingkungan ini dikenal dengan sebutan 'daur ulang yang disempurnakan.' Tentu saja sampah plastik ini harus lebih dulu diolah dengan cara yang benar agar tetap memenuhi standar keamanan dan kesehatan pangan.
Coca-Cola Mulai Produksi Botol Daur Ulang dari Sampah LautFoto: istimewa

Sampah plastik yang sudah terkumpul, lebih dulu harus dibersihkan dari kotoran yang melekat. Ini dilakukan agar kemasan minuman memenuhi standar food grade. Untuk mewujudkan program ini, Coca Cola menggandeng beberapa perusahaan seperti Ioniqa Technologies, Indorama Ventures, dan Mares Circulares (Circular Seas).

Baca juga : India Punya 'Kafe Sampah', Sampah Plastik Ditukar dengan Makanan

Rencananya, kemasan botol dari sampah daur ulang ini akan dirilis pada awal tahun 2020. Jika upaya ini berhasil, diharapkan sampah plastik yang ada di lautan bisa berkurang secara bertahap.

Pihak Coca-Cola menjamin botol plastik daur ulang ini memenuhi standar plastik kemasan sehingga tak perlu khawatir akan resiko yang ditimbulkan. Botol daur ulang juga kabarnya akan mencantumkan label khusus sehingga orang bisa lebih sadar akan kebersihan lingkungan.

Simak Video "Pepsi Bakal Hengkang dari Indonesia, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)