Parah! Ratusan Calo Antre di Gerai Bubble Tea Untuk Dijual Lagi dengan Harga Tinggi

Devi Setya - detikFood Senin, 30 Sep 2019 13:00 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Tren bubble tea yang tengah digandrungi ternyata menjadi lahan basah untuk para calo. Ratusan calo bahkan rela antre untuk mendapat minuman kekinian untuk kembali dijual dengan harga berkali lipat.

Sebuah gerai bubble tea dengan nama brand Machi Machi sudah populer di Jepang. Kini mereka membuka gerai terbarunya di Shanghai, China. Saking populernya, banyak orang penasaran dengan sensasi rasa bubble tea dari kedai ini.

Dilansir dari World of Buzz (30/9) Machi Machi semakin membuat heboh setelah gerainya dijadikan lokasi syuting video klip musisi Taiwan Jay Chou yang berjudul "Won't Cry" belum lama ini. Alhasil, ratusan orang yang antre bubble tea bukan hanya dari kalangan foodies melainkan dari para penggemar Jay Chou.
Parah! Ratusan Calo Antre di Gerai Bubble Tea Untuk Dijual Lagi dengan Harga TinggiFoto: istimewa

Baca juga : Kata Pakar, Anak Muda Antre Beli Bubble Tea Biar Dapat Pengakuan dari Lingkungannya

Di tengah hebohnya antusiasme masyarakat, ternyata kesempatan ini dilirik oleh para calo yang berniat curang. Di tengah antrean ini ada banyak calo yang membeli minuman dengan maksud dijual kembali dengan harga tinggi.

Sejak dibuka pada 26 September, setiap hari memang terlihat antrean mengular di sekitar gerai. Kebanyakan orang rela antre demi bisa mencicipi cheese tea yang jadi menu andalan kafe ini.

Ada pemandangan menarik di tengah antrean ini, puluhan pria paruh baya terlihat ikut antre. Hal ini membuat banyak orang curiga karena agak aneh kalau pria-pria tua ini mau antre berjam-jam untuk minuman kekinian.

Setelah ditelusuri, para pria paruh baya ini adalah calo yang antre untuk membeli minuman lalu akan dijual lagi dengan harga tinggi. Oknum calo yang sudah berhasil mendapatkan bubble tea akan menetapkan tarif RMB 50 (Rp 99.500) untuk orang yang ingin berfoto sambil memegang minuman.

Tak hanya itu, para calo ini bahkan juga menjual minuman dengan harga tak wajar. Calo menjual bubble tea ini dengan harga RMB 300 (Rp 596 ribu). Harga yang tak masuk akal untuk segelas minuman bubble tea.

Anehnya, ada saja pembeli yang berminat foto dengan minuman hingga membelinya dengan harga selangit. Pembeli dari calo ini bahkan terbilang banyak karena dalam sehari kafe ini membatasi penjualan hanya 200 gelas minuman saja.
Parah! Ratusan Calo Antre di Gerai Bubble Tea Untuk Dijual Lagi dengan Harga TinggiFoto: istimewa

Untuk mendapatkan minuman ini, para calo sudah antre sejak pagi hari sementara toko baru buka siang. Seorang calo yang ditemui mengaku sengaja antre agar bisa mendapatkan uang. Ia juga mengatakan ada 300 temannya yang juga berprofesi sama dengannya. Artinya dari antrean yang mengular ini, 90 pesennya adalah calo.

Baca juga : Rela Antre Berjam-jam Beli Bubble Tea, Gambarkan Orang Tak Percaya Diri

Melihat fenomena ini, pihak gerai kemudian memasang tanda larangan membeli bagi calo namun hal ini tak digubris. Hingga akhirnya pihak toko meminta bantuan pihak kepolisian untuk menertibkan calo.

Langkah lain yang dilakukan pihak gerai untuk menekan jumlah calo adalah membatasi pembelian take away sehingga pembeli harus menikmatinya langsung di area kafe.

Simak Video "Tur Boba hingga Dini Hari di Surganya Bubble Tea"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)