Walau Sudah Berjamur, Makanan Ini Masih Aman Dikonsumsi

Milla Kurniaputri - detikFood Senin, 30 Sep 2019 11:09 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
Jakarta - Makanan berjamur identik dengan makanan basi. Padahal ada beberapa jenis makanan yang sudah ditumbuhi jamur masih bisa dikonsumsi.

Banyak makanan yang terbuang karena disimpan terlalu lama atau karena suhu penyimpanannya yang kurang tepat. Akibatnya permukaan makanan ditumbuhi jamur dan dianggap tidak layak konsumsi.

Faktanya, jamur pada makanan tidak selalu berbahaya. Menurut USDA, ada beberapa makanan berjamur yang masih aman dikonsumsi. Dilansir dari The Daily Meal (28/6), inilah makanan yang masih aman dimakan meskipun sudah berjamur.



1. Daging olahan
Walau Sudah Berjamur, Makanan Ini Masih Aman DikonsumsiFoto: Istock
Daging olahan seperti salami dan ham melewati proses panjang sehingga tergolong sebagai makanan yang awet. Tapi kerap kali permukaan daging ini ditumbuhi sedikit jamur.

Jamur pada daging salami kerap terlihat di pinggiran daging. Sebenarnya ini adalah jenis jamur jinak yang justru membantu mengawetkan daging kering.

Ini juga berlaku pada daging ham kering. Jika mendapati daging ham ditumbuhi jamur, jangan langsung membuangnya. Cukup bersihkan jamur ini dari permukaan lalu daging olahan bisa dikonsumsi.

2. Keju

Permukaan keju yang keras seperti Cheddar atau Parmesan tidak memiliki lapisan berpori-pori seperti roti, sehingga akar benang dari jamur yang muncul di permukaan tidak akan menyebar ke bagian keju lain.

Namun jika hanya tumbuh di permukaan saja, jamur pada keju bisa dibuang. Sementara kejunya tetap aman dimakan. Untuk menghindari keju agar tak terpapar jamur lagi, sebaiknya simpan dalam kemasan bersih dan tertutup rapat.

3. Buah dan Sayuran

Walau Sudah Berjamur, Makanan Ini Masih Aman DikonsumsiFoto: Istock

Jangan dulu membuang sayuran dan buah yang ditumbuhi jamur. Beberapa buah dan sayuran yang keras masih aman dimakan asalkan memotong bagian yang terkontaminasi jamur. Beberapa buah dan sayurannya antara lain wortel, kubis dan paprika.

Jamur cenderung susah berkembang biak pada makanan yang teksturnya keras. Jadi cukup potong dan buang bagian yang berjamur saja. Setelah dipakai untuk memotong, jangan lupa cuci pisau hingga bersih agar tidak terjadi kontaminasi silang.

4. Cara menangani makanan berjamur
Jika Anda menemukan makanan berjamur, jangan menciumnya. Anda bisa menghirup spora yang bisa menyebabkan masalah pernafasan. Hindari pula membuang makanan berjamur langsung ke tempat sampah. Hal ini karena anak-anak atau hewan masih bisa menjangkaunya dan jamur masih mungkin melepaskan spora.

Anda perlu membungkus makanan berjamur dengan plastik terlebih dulu sebelum membuangnya. Pastikan juga tempat sampah tertutup. Kemudian bersihkan area di sekitar tempat makanan itu disimpan, dan periksa makanan di sekitarnya untuk memastikan bahwa jamur tidak menyebar.





Simak Video "Kuliner Ekstrem Taco Kalajengking, Berani Coba?"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/adr)