Mau Bersantap di Restoran Autentik? Cek Dulu 5 Ciri-cirinya

Milla Kurniaputri - detikFood Jumat, 06 Sep 2019 18:35 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Beberapa restoran mengusung konsep autentik, namun tidak semua hidangan benar-benar autentik. Anda bisa mengenalinya dari ciri berikut.

Restoran tradisional yang menyajikan menu dari berbagai daerah, belum tentu memiliki menu yang benar-benar autentik. Menurut pakar kuliner di Le Cordon Bleu Australia, Roger Haden, untuk menghasilkan makanan yang autentik atau asli merupakan tugas yang sulit bagi setiap restoran.

Dia mengatakan hal ini karena pengaruh globalisasi dan perjalanan internasional. Sehingga tradisi makanan dan masakan tidak benar-benar autentik atau menggunakan rempah-rempah asli dan tidak sesuai dengan keaslian budayanya.

Jadi, bagaimana Anda memastikan bahwa restoran dan makanan disajikan autentik sesuai budaya yang akan ditunjukkan? Menurut para ahli, ada beberapa kriteria yang harus Anda pertimbangkan ketika ingin berburu masakan autentik, seperti yang telah dilansir dalam SBS (26/8) berikut.

1. Lihat hidangannya, bukan bahannya
Mau Bersantap di Restoran Autentik? Cek Dulu 5 Ciri-cirinyaFoto: iStock


Haden mengingatkan bahwa berbagai bahan dapur ditanam di seluruh dunia. Jadi untuk mendapatkan keaslian dari bahan seperti terong atau rempah lain akan sulit. "Ini tidak terkait dengan latar belakang bahan, melainkan dengan hidangannya," kata Haden.

Munculnya celebrity chef membuat banyak restoran menyajikan hidangan dengan caranya sendiri. Para chef menggabungkan bahan-bahan dari seluruh dunia ke dalam satu hidangan. Jadi fokuslah pada keaslian hidangan di piring, bukan bahan-bahan yang digunakan.

2. Tanya apakah chef senang menjamu

"Bagi saya, untuk menentukan apakah hidangan itu asli, saya selalu berpikir tentang integritas," jelas Haden.

"Jika Anda membuat hidangan dengan kejujuran, integritas, dan minat serta keinginan untuk menyenangkan pengunjung dan nilai-nilai keramahtamahannya sangat bagus, maka Anda membuatnya untuk alasan yang tepat."

"Tapi, jika Anda meniru metode kuliner dari budaya lain dan menggunakan aspek masakan tertentu untuk menarik lebih banyak minat ke restoran Anda, atau untuk kepentingan pribadi maka itu merupakan hal yang tidak tepat."

3. Chef perlu belajar memasak hidangan autentik sebuah wilayah
Mau Bersantap di Restoran Autentik? Cek Dulu 5 Ciri-cirinyaFoto: iStock

Sejarawan kuliner, Barbara Santich menjelaskan bahwa jika Anda pernah tinggal di negara yang tidak memiliki ikatan genetik, Anda mungkin masih bisa memasak masakan tersebut dengan autentik.

Misalnya, jika Anda bukan orang Italia tetapi telah menghabiskan waktu di Italia atau memiliki juru masak Italia yang membimbing Anda di rumah, Anda tentu bisa menghasilkan masakan Italia yang autentik.

"Tetapi jika Anda hanya mengambil resep dari sebuah buku tanpa pemahaman nyata tentang budaya, maka itu tidak dinamakan masakan autentik. Sebab chef harus selalu tahu arti yang spesifik di balik hidangan yang mereka buat karena dengan itu sama saja mereka menghormati hidangan dan budayanya."

4. Harus tahu hidangan yang terkait dengan acara seremonial

Santich mengingatkan pengunjung bahwa beberapa hidangan dari budaya lain ada yang terkait dengan acara-acara seremonial, seperti pernikahan, pemakaman, atau perayaan keagamaan lainnya.

"Jika Anda bukan dari budaya itu, dan membuat hidangan tersebut tersedia setiap hari, Anda berisiko bahkan menyebabkan pelanggaran karena hidangan itu mungkin memiliki makna religius," kata Santich.

"Chef harus selalu tahu arti spesifik di balik hidangan yang mereka buat. Dengan itu, sama saja mereka menghormati hidangan dan budaya," lanjutnya.

5. Apakah hidangan memiliki kualitas gastronomi?
Mau Bersantap di Restoran Autentik? Cek Dulu 5 Ciri-cirinyaFoto: Istimewa

Gastronomi ialah segala sesuatu yang berhubungan dengan kenikmatan dari makan dan minuman. Haden percaya bahwa siapa pun atau dari budaya apa pun berhak untuk membuka semua jenis restoran yang mereka sukai. Tetapi itu bukan berarti mereka akan menghasilkan makanan yang autentik.

Haden mengatakan, "Misalnya, Anda tidak harus menjadi orang Prancis untuk memasak makanan Prancis dan membuatnya menjadi makanan autentik. Karena ada chef asli Prancis yang tidak menghormati tradisi kuliner Prancis."

Yang jelas, setiap chef harus memiliki ilmu akan makanan yang baik, meskipun chef tidak berasal dari daerah asal makanan tersebut.

Baca Juga: Anti Orang Miskin! Restoran Ini Hanya Terima Pengunjung Kaya Raya

Simak Video "Nikmat Pedas Kepiting Jumbo Saus Chili di Restoran Cabe Ijo"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com