Syuting di Yogyakarta, Artis Korea Lee Seung Gi Jajan Lupis Mbah Satinem

Devi Setya - detikFood Selasa, 03 Sep 2019 17:52 WIB
Foto: instagram
Jakarta - Aktor Korea Selatan, Lee Seung Gi tengah melakukan proses syuting di Yogyakarta. Ia pun sempat jajan lupis Mbah Satinem yang legendaris.

Lee Seung Gi terkenal sebagai aktor, pembawa acara sekaligus penyanyi. Kepopuleran Lee Seung Gi membuatnya banyak digandrungi penggemar. Termasuk ketika melakukan syuting di Yogyakarta, ia pun dikerubuti fansnya.

Di sela-sela kesibukan syutingnya, Lee Seung Gi menyempatkan keliling Yogya dan mencicip kuliner legendaris. Selasa (3/9) pagi ia menyambangi lapak Mbah Satinem yang ada di jalan Bumijo ini.
Syuting di Yogyakarta, Artis Korea Lee Seung Gi Jajan Lupis Mbah SatinemFoto: instagram

Baca juga : Syuting 'VAGABOND', Lee Seung Gi Dapat Kiriman Food Truck Dari Sehun 'EXO'

Mbah Satinem yang berjualan lupis dan jajanan pasar ini mendapat sapa hangat aktor berusia 32 tahun ini. "Hallo," ujar Lee Seung Gi yang kemudian dijawab oleh Mbah Satinem dengan logat Jawa kental.

Lee Seung Gi tak sendiri, karena ia datang bersama aktor Taiwan, Jasper Liu serta beberapa kru. Lee Seung Gi tampak berjongkok di dekat bakul berisi dagangan Mbah Satinem.

Meski sudah terkenal, Mbah Satinem memang mempertahankan cara berjualan yang super sederhana. Ia duduk lesehan dengan bakul berisi makanan di depannya.

"Saya melihat dia (Mbah Satinem) di Netflix. Beliau sangat terkenal ya?" lanjut Lee Seung Gi.

Aktor yang juga pelantun lagu Because You're My Woman ini kemudian mendapat penjelasan. "Iya beliau sangat terkenal. Orang-orang yang berkumpul ini mencoba makanan legendaris," jelas pria ini.
Syuting di Yogyakarta, Artis Korea Lee Seung Gi Jajan Lupis Mbah SatinemFoto: instagram

Di sini ia juga mencoba jajanan manis yang diracik langsung oleh Mbah Satinem. Lee Seung Gi datang ke Yogya untuk syuting program "2 Man Trip" yang tayang di Netflix.

Mbah Satinem memang salah satu penjaja kuliner legendaris di Yogya. Ia sudah berjualan lebih dari 50 tahun. Jajanan pasar yang terdiri dari lupis, cenil dan getuk ini bahkan jadi favorit mendiang Presiden Soeharto.

Paduan lupis ketan, getuk singkong dan cenil disajikan dengan kelapa parut dan kucuran gula merah. Rahasia kelezatan racikan legendaris ini terletak dari proses pembuatan secara tradisional yang masih menggunakan kayu bakar.

Mbah Satinem membuat aneka jajanan pasar ini dibantu oleh sang suami, Mbah Jumirah. Kini nenek 7 cucu ini memang sudah tak lagi muda namun semangatnya tetap membara.

Setiap hari Mbah Satinem melayani puluhan pembeli yang datang ke lapaknya. Saking ramainya, bahkan ia harus menyiapkan nomor antrean agar pembeli tak berebut. Ia juga kini didampingi sang anak yang turut membantu.

Baca juga : Legenda Jajan Pasar Yogyakarta, Mbah Satinem Jadi Cerita 'Street Food' Netflix



Simak Video "Banyak Kafe Kekinian, Kuliner Tradisional di Yogya Terancam?"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)