Gara-gara Kebiasaan Ibunya Tiup Makanan, Bocah Ini Kena Radang Perut

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 16 Agu 2019 15:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Bocah berusia 8 tahun di China terkena radang perut karena kebiasaan ibunya yang salah. Diketahui sang ibu kerap meniupi makanan anaknya yang panas.

Xiao Mei dilaporkan menderita nyeri perut hebat selama hampir 1 tahun. Rasa sakitnya semakin menjadi-jadi saat ia dalam kondisi lapar. Dikutip dari World of Buzz (16/8), hal ini terjadi lantaran sang ibu menularkan bakteri lewat kebiasaannya meniupi makanan sang anak.

Mei tinggal di Hangzhou, China. Ia baru saja masuk ke Sekolah Dasar dengan tinggi 155 cm dan berat mencapai 65 kg! Bobot Mei memang lebih besar dari teman sebayanya karena ia sangat suka makan terutama olahan daging.

Gara-gara Kebiasaan Ibunya Tiup Makanan, Bocah Ini Kena Radang PerutFoto: Istimewa

Orang tua Mei tak melarang kebiasaan makannya. Namun tahun lalu, Mei mulai mengalami sakit perut yang sangat hebat sehingga membuatnya sulit tidur saat malam. Orang tua Mei berpikir anak perempuannya hanya lapar dan kesal sehingga mereka tak menganggap serius sakit perut Mei.

Baru-baru ini, Mei dan keluarganya liburan ke Rusia. Ia masih saja alami sakit perut dan bahkan mulai keringat dingin di seluruh tubuh. Barulah orang tuanya khawatir dan segera kembali ke China untuk mengunjungi rumah sakit.

Baca Juga: Sebaiknya Buang Makanan yang Dihinggapi Lalat, Ini Alasannya

Setelah pemeriksaan menyeluruh dan mengamati gejala-gejala yang ada, dokter Mei sempat bertanya apakah keluarga mereka ada riwayat sakit perut. Terutama infeksi Helicobacter Pylori, sebuah penyakit dimana bakteri masuk ke tubuh, hidup di saluran pencernaan, dan sebabkan radang/bisul di lapisan perut atau bagian atas usus seseorang.

Gara-gara Kebiasaan Ibunya Tiup Makanan, Bocah Ini Kena Radang PerutFoto: Thinkstock

Ibu Mei kaget karena mengira anak kecil seperti Mei tidak akan mengalami infeksi tersebut. Ia lalu teringat kalau dirinya pernah dinyatakan alami infeksi Helicobacter Pylori namun tidak pernah menjalani pengobatan serius hingga tuntas.

Nah, karena ibu Mei tidak mengobati penyakitnya ini, ia menularkan bakteri pada Mei melalui kebiasaan meniup makanan. Juga kebiasaan menggunakan sumpit pribadinya untuk menyuapi Mei.

Pemeriksaan lebih jauh mengungkap kalau Mei benar-benar terinfeksi Helicobacter Pylori. Terlihat ada bisul kecil di usus duabelas jarinya saat dilihat melewati gastroskop.

Gara-gara Kebiasaan Ibunya Tiup Makanan, Bocah Ini Kena Radang PerutFoto: Istimewa

Ibu Mei hanya bisa menyesal karena tidak pernah mengobati penyakitnya dengan serius. Ia juga tak menyangka dirinya merupakan penyebab nyeri perut hebat yang dialami Mei.

Faktanya, ketika seseorang terinfeksi Helicobacter Pylori, sangat kecil kemungkinan bakteri ini menghilang secara alami. Gejala yang menyertainya antara lain nyeri perut, mual, muntah, asam lambung, dan gejala terkait penyakit cerna lainnya.

Helicobacter Pylori disebut-sebut sangat menular karena saat satu orang terinfeksi, ia bisa menginfeksi seluruh keluarga. Penyakit ini "biasanya ditularkan dari orang ke orang melalui air liur. Bakteri juga dapat disebarkan melalui kontaminasi tinja makanan atau air," menurut The University of Arizona.

Baca Juga: Terapkan 5 Kebiasaan Sehat Ini Agar Anak Tak Mudah Sakit



Simak Video "Lezat Menggoda Nasi Uduk Pulen Dipadu dengan Cumi Pedas"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)