Ada dua reaksi orang saat menyadari lalat hinggap di makanan mereka. Pertama langsung membuangnya atau hanya mengusir lalat dan terus melanjutkan memakannya.
Bila Anda memilih yang kedua, cobalah dipertimbangkan kembali. Karena hampir semua lalat yang mendarat di makanan akan muntah di atasnya. Mereka tidak bisa mengunyah, jadi mereka mengeluarkan enzim pencernaan ke makanan sebelum menelannya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Peneliti dari University of Florida menemukan bahwa lalat membawa bakteri yang dapat sebabkan infeksi pencernaan dan keracunan makanan, lapor Metro.uk (25/4/17). Mereka melakukan penelitian menggunakan sampel lalat dari tong sampah juga dari pintu masuk 4 restoran. Hasilnya, lalat membawa lebih banyak penyakit dari yang diperkirakan.
Peneliti mengatakan orang dewasa sehat dapat menangkal bakteri tersebut. Tetapi anak-anak, orang tua, orang dengan imunitas rendah, orang sakit atau yang sedang menjalani kemoterapi, berisiko sakit bila memakan santapan bekas dihinggapi lalat.
![]() |
"Lalat bisa menularkan penyakit menular dan serius. Seperti kolera, disentri, juga tifus, jadi lebih baik hindari makan sesuatu yang sudah dihinggapi," tambah Harrison dikutip dari Metro (25/4/17).
Lalat juga dapat membawa bakteri dan virus seperti salmonella, antraks, dan TBC. Juga dikenal menularkan telur cacing sebagai parasit penyakit.
![]() |
Untuk menghindari datangnya lalat ke rumah , selalu jaga dapur dalam keadaan bersih, buang sampah ke tempat penampungan. Terutama sampah organik dan tutup makanan, tutup pintu, jendela atau pasang jaring. Lalat benci angin, Anda bisa nyalakan kipas angin saat mereka datang. (ani/odi)