Dulunya Pastry Chef, Pria Ini Ini Buka Kelas Masak di Hutan

Sonia Basoni - detikFood Senin, 12 Agu 2019 16:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Memproklamirkan diri sebagai 'manusia gua modern', mantan pastry chef ini tinggal di hutan. Ia juga membuka kelas masak untuk para pengunjung yang datang.

Pria bernama Guido Camia menarik perhatian, setelah ia meninggalkan kehidupan dan pekerjaan lamanya sebagai pastry chef. Ia kemudian tinggal di dalam hutan yang ada di pengunungan Alpen di Italia.

Baca Juga: Dua Pria Nekat Ini Nyaris Tewas Saat Hidup di Hutan Tanpa Makanan
Dulunya Pastry Chef, Pria Ini Ini Buka Kelas Masak di HutanFoto: Istimewa
Dilansir dari Daily Mail UK (11/08), pria berusia 37 tahun ini hidup di dalam pegunungan Alpen. Di sana ia membuka kelas dan pelatihan untuk bertahan hidup di alam bebas, kepada para wistawan yang datang ke sana.

Tak hanya itu, Guido bahkan menggelar kelas memasak yang mempertunjukkan cara mengolah bahan-bahan makanan yang ada di alam bebas. Ia juga mengajarkan para peserta caranya menyalakan api dengan batu, kemudian bertahan hidup dengan memakan serangga di dalam hutan.

"Selama lebih dari lima tahun, pelatihan atau kursus ini telah diawasi oleh Italy's International Survival Federation (FISSS)," jelas Guido yang memastikan bahwa semua kegiatannya ini masih aman.
Dulunya Pastry Chef, Pria Ini Ini Buka Kelas Masak di HutanFoto: Istimewa

Dalam pelatihannya ini, Guido berkiblat ke Neanderthal. Yaitu, anggota genus Homo, yang sudah punah sekitar 40.000 tahun lalu. Neanderthal terkenal dapat bertahan hidup, dan memiliki pemikiran yang cerdas.

"Kaum Neanderthal menemukan api. Mereka mampu beradaptasi dalam kondisi cuaca apapun. Mereka hidup berpindah-pindah, tapi tah caranya membuat tempat tinggal yang kecil," jelas Guido.

Guido turut mengajar para peserta bagaimana caranya menangkap ikan di sungai dengan tangan kosong. Lalu bagaimana cara mengolah ikan tersebut.
Dulunya Pastry Chef, Pria Ini Ini Buka Kelas Masak di HutanFoto: Istimewa
Untuk bisa mengikuti pelatihan sekaligus kelas memasak di dalam hutan ini, setiap orang harus membayar €80-100 (Rp 1,275,107 - Rp 1,593,884), per malamnya.

"Saya ingin menunjukkan bagaimana caranya kaum Neanderthal bertahan hidup, dan apa yang mereka makan. Bagaimana caranya mereka menyalakan api, bagaimana mereka menggunakan tombak. Saya juga menunjukkan cara dasar untuk menggunakan alat-alat memasak di hutan," jelas Guido.

Guido sendiri mengaku bahwa setiap manusia harus tahu bagaimana caranya beradaptasi di dalam situasi yang baru, hingga pemilihan jenis makanan untuk mengubah gaya hidup seseorang.

Baca Juga: 17 Hari Tersesat di Hutan, Wanita Ini Makan Serangga Untuk Bertahan Hidup



Simak Video "Kenikmatan Hakiki! Makan Es Krim Sambil Selfie di Museum"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)