Berusia 182 Tahun, Restoran Tempura Ini Masih Eksis hingga Sekarang

Devi Setya - detikFood Jumat, 12 Jul 2019 18:40 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Sebuah restoran spesialis tempura tercatat sebagai salah satu yang tertua. Meski sudah 182 tahun, resto ini tetap eksis menyajikan tempura autentik.

Di Jepang ada istilah senmonten yang disematkan untuk restoran yang spesialis menyajikan menu tertentu. Konsep ini diterapkan pada restoran Sansada yang selama hampir 2 abad hanya menyajikan menu serba tempura.

Dilansir dari Japan Today (12/7) restoran ini diketahui sudah ada sejak tahun 1837 bahkan sejak Jepang masih dipimpin oleh seorang Shogun. Tapi semakin tua usia restoran ini, semakin eksis dan populer juga sajiannya.
Berusia 182 Tahun, Restoran Tempura Ini Masih Eksis hingga SekarangFoto: istimewa

Baca juga : 5 Restoran Legendaris Ini Gulung Tikar dan Tutup Selamanya

Pendirinya adalah pria asli Jepang bernama Sadayoshi yang awalnya berjualan menggunakan gerobak sederhana. Lambat laun ketika uang tabungan Sadayoshi terkumpul, ia memutuskan membuka usahanya ini pada sebuah kios permanen.

Kini di usia restoran yang menginjak 182 tahun, Sansada masih jadi restoran tempura terfavorit di Tokyo. Menu yang paling banyak diburu yakni semangkuk tempura jo-tendon yang berisi nasi dan aneka tempura.

Seporsi jo-tendon ini terdiri dari sepotong tempura udang berukuran jumbo, tempura ikan putih dan kakiage yang terbuat dari campuran berbagai seafood. Semua tempura di sini diracik menggunakan resep legendaris yang usianya hampir 2 abad.

Tempura di Sansada memiliki ciri khas yakni digoreng tidak terlalu kering namun tetap renyah. Tempura juga tak cepat lembek meskipun sudah dicocol saus tempura. Ini jadi salah satu rahasia kelezatan tempura di sini.
Berusia 182 Tahun, Restoran Tempura Ini Masih Eksis hingga SekarangFoto: istimewa

Tak hanya itu, tempura juga hadir dengan aroma minyak wijen yang kuat. Demikian juga dengan sausnya yang dibuat sendiri dengan tambahan udang.

Untuk bisa menikmati tempura jo-tendon, Anda harus mengeluarkan uang 1.820 Yen (Rp 236 ribu). Harganya memang agak mahal namun sebanding dengan kualitas rasa makanan yang dihadirkan.

Saking populernya, restoran ini tak pernah sepi disambangi pengunjung. Saat jam makan siang, bersiaplah antre untuk bisa bersantap di restoran berusia 182 tahun ini.

Baca juga : Sukiyabashi Jiro, Restoran Sushi Terbaik di Dunia (dvs/odi)