Alat Ini Bisa Deteksi Jumlah Kafein dalam Secangkir Kopi

Milla Kurniaputri - detikFood Rabu, 12 Jun 2019 07:47 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Para ilmuwan menciptakan alat untuk memprediksi waktu yang ideal untuk menikmati kopi. Lengkap dengan jumlah kafeinnya.

Menikmati secangkir kopi bisa membuat tubuh lebih bersemangat dan fokus. Namun, kalau konsumsinya berlebihan justru bisa menyebabkan sakit kepala hingga jantung berdetak cepat.

Seperti yang dilansir dari News18 (9/6), para ilmuwan telah mengembangkan alat berbasis web yang dapat mengoptimalkan jumlah asupan kafein Anda. Sehingga dapat membantu menghindari konsumsi teh atau kopi yang berlebihan.

Para Ilmuwan Ciptakan Alat untuk Ketahui Jumlah Kafein dalam Secangkir KopiFoto: Istimewa

Dengan mengambil responden yang susah tidur dan kerja shift, para peneliti menghasilkan panduan konsumsi kafein yang menggunakan alat akses terbuka, yaitu 2B-Alert Web 2.0, dan kemudian mereka membandingkan hasilnya dengan pedoman Angkatan Darat di Amerika Serikat.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep, telah menemukan bahwa solusi yang disarankan dari alat optimisasi kafein kuantitatif dibutuhkan rata-rata 40 persen lebih sedikit dari kafein.

Baca Juga: Kopi Ini Tak Mengandung Kafein dan Aman di Lambung

"Alat Web 2B-Alert kami dapat mengoptimalkan efek menguntungkan dari kafein, sambil meminimalkan konsumsi kafein," ucap Jaques Reifman, Ilmuwan Riset Senior untuk Teknologi Medis Lanjut, yang bertugas di Komando Penelitian dan Pengembangan Medis Angkatan Darat AS.

Kafein adalah stimulan yang paling banyak dikonsumsi untuk mengatasi efek kurang tidur. Namun, agar aman dan paling efektif, harus dikonsumsi dengan jumlah yang tepat dan waktu yang tepat.

Perhitungan kafein, otomatis memungkinkan pengguna memasukkan beberapa faktor, yaitu waktu kewaspadaan dalam jadwal tidur atau terbangunnya, dan jumlah asupan kafein yang dapat diterima oleh tubuh.

Para Ilmuwan Ciptakan Alat untuk Ketahui Jumlah Kafein dalam Secangkir KopiFoto: Istimewa

Alat 2B-Alert Web 2.0 ini dapat memungkinkan pengguna untuk memprediksi jadwal bangun atau tidurnya, serta dapat membantu pengguna supaya secara otomatis mendapatkan pengaturan waktu dan dosis kafein yang optimal.

Menurut Reifman, alat yang tersedia secara bebas ini akan memiliki aplikasi praktis yang dibuat dari bidang militer dan laboratorium penelitian.

Baca Juga: Wanita Hamil Tak Boleh Minum Kopi Sama Sekali, Apa Benar? (lus/lus)