Hidup di Atas Pegunungan Es, Tentara Ini Pecahkan Telur dan Sayur Pakai Palu

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 11 Jun 2019 18:10 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Hidup di atas pegunungan es dengan suhu yang sangat dingin, membuat para tentara dari India harus bertahan hidup. Caranya dengan memecahkan makanan mereka menggunakan palu.

Para prajurit Gurkha, salah satu pasukan tentara yang paling disegani di dunia, baru-baru ini membagikan aktivitas sehari-hari mereka ketika sedang memasak lewat video yang kini viral. Tapi bukan masak seperti biasa, para tentara ini menunjukkan betapa dinginnya udara di Siachen, tempat markas mereka berdiri.

Baca Juga: Artis Ini Ubah Ransum Tentara Jadi Sajian Restoran Bintang Michelin
Hidup di Atas Pegunungan Es, Tentara Ini Pecahkan Telur dan Sayur Pakai PaluFoto: Istimewa
Dikabarkan News 18 (08/06), para tentara yang tergabung dalam pasukan militer India ini, harus makan dan bertahan hidup di suhu dingin yang bisa mencapai -70 drajat celcius. Sehingga tidak heran semua makanan dan minuman yang mereka bawa selalu berubah menjadi es batu.

"Kita harus menghangatkan jus buah ini di wadah, agar kita bisa meminumnya," ungkap salah satu tentara yang terlihat sibuk membuka kemasan jus buah yang bagian dalamnya sudah menjadi es.

Di video berdurasi singkat itu, tiga tentara tersebut terlihat membawa sayuran, telur, dan minuman lainnya yang semuanya membeku.
Hidup di Atas Pegunungan Es, Tentara Ini Pecahkan Telur dan Sayur Pakai PaluFoto: Istimewa

Setelah itu tiga tentara ini menunjukkan telur-telur yang mereka bawa. Jika biasanya cangkang telur mudah pecah dan retak, tapi telur yang mereka bawa justru sekeras batu. Bahkan meski sudah dibanting, tapi telur itu tetap tidak pecah.

Akhirnya mereka menggunakan palu, untuk memecahkan cangkang telur yang keras karena lapisan es. Bahkan meski sudah menggunakan palu, para tentara ini masih terlihat susah payah untuk membuka telur mereka.

Usai berjuang dengan telur yang akan mereka masak, selanjutnya ada beberapa jenis sayuran yang juga membeku. Salah satunya ada tomat, yang tidak bisa dibelah menggunakan pisau tajam.

Mereka pun kembali memecahkan tomat tersebut dengan palu sambil sesekali tertawa.

"Semua ini (makanan beku) membuat kami sulit untuk hidup dalam kondisi yang seperti ini. Di sini, hidup kami terasa seperti di neraka," tutur salah satu tentara tetap dengan senyuman senangnya.
Hidup di Atas Pegunungan Es, Tentara Ini Pecahkan Telur dan Sayur Pakai PaluFoto: Istimewa
Menanggapi video ini, banyak netizen yang merasa terhibur dengan sikap positif yang ditunjukkan para tentara.

"Benar-benar menghormati mereka yang bisa hidup dalam kondisi seperti ini," tulis seorang netizen.

"Tidak bisa membayangkan harus hidup dalam kondisi seperti itu. Kita harus benar-benar menghormati para tentara kita. Salut untuk keberanian mereka," tulis netizen lainnya.

Siachen sendiri merupakan wilayah yang ditutupi oleh glester atau es, di wilayah Karakoram, dekat dengan Himalaya antara perbatasan India dan Pakistan. Markas tentara ini sudah ada sejak tahun 1984, di atas 12.000 - 23.000 kaki.

Tak hanya di Siachen, sebelumnya ada kafe es yang terletak di pegunungan Ladakh. Di sini pengunjung bisa menikmati sensasi makan di dalam gua es yang dingin.

Baca Juga: Kafe Unik Ini Terletak di Dalam Gletser Es di Ketinggian 14 Ribu Kaki!

(sob/odi)