Ternyata Banyak Korban Warung Makan Ketok Harga di Indonesia

Devi Setya - detikFood Rabu, 29 Mei 2019 19:30 WIB
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Soal kulineran, Indonesia memang tak ada tandingannya. Hampir di setiap daerah menawarkan sajian enak tapi harus hati-hati dengan oknum yang suka mengetok harga makanan.

Soal ketok mengetok harga memang bukan hal baru di Indonesia. Penjual makanan kerap 'memalak' pembelinya dengan harga makanan yang tak masuk akal.

Kejadian yang baru saja terjadi di Tegal bukanlah kali pertama. Korban ketok harga makanan banyak yang membagikan pengalamannya lewat media sosial.
Ternyata Banyak Korban Warung Makan Ketok Harga di Indonesia Foto: istimewa

Baca juga : Warung Makan di Tegal Viral Setelah Ketok Harga, Menu Nasi dan Kepiting Rp 700 Ribu

Kebanyakan para korban pernah merasakan pengalaman ketok harga saat makan di kawasan pantai wisata di Banten, jalur Pantura dan kawasan Puncak, Bogor.

Seorang netizen membagikan kisah pribadi ketika makan pecel ayam dan es teh manis seharga Rp 275 ribu di jalur Pantura ketika musim mudik tahun 2016. Lalu ada juga seporsi bakso yang dibanderol Rp 50 ribu di kawasan Trenggalek.

Masih di jalur Pantura, seorang netizen mengaku pernah membeli mie instan cup dengan harga Rp 30 ribu padahal harga normalnya hanya Rp 5.000.

Tahun lalu juga sempat heboh sebuah warung lesehan di Malioboro yang melakukan getok harga. Namun warung ini akhirnya ditindak dan tak lagi melakukan hal serupa.

Oknum warung makan ini seolah seperti penyakit musiman orang-orang curang yang memanfaatkan momen mudik. Agar tak terjebak warung-warung curang ini, simak beberapa tips menghindarinya.

1. Perhatikan lokasi warung
Warung nakal yang biasa ketok harga biasanya terlihat sederhana dan sepi meskipun lokasinya strategis. Jika merasa curiga dengan penampilan warung makan ini, sebaiknya mencari tempat makan lain atau bertanya soal harga sebelum mulai memesan.

2. Lihat daftar menu
Ternyata Banyak Korban Warung Makan Ketok Harga di Indonesia Foto: istimewa

Warung makan paling sederhana sekalipun pasti memiliki daftar menu. Perhatikan menu yang tertera, kalau ada harganya tandanya warung itu aman dijadikan tempat bersantap.

Sebaliknya, kalau yang tertera hanya nama menu saja maka patut curiga. Sebaiknya tanyakan harganya, kalau penjual tetap enggan menyebut harga sebaiknya pergi tinggalkan warung dan mencari tempat lain.

3. Cari warung yang ramai
Kelezatan rasa makanan dan pelayanannya bisa dilihat juga dari ramainya pengunjung. Jika melihat warung makan yang ramai sebaiknya ikut menyambangi warung ini namun tetap waspada.

4. Bawa bekal makanan sendiri
Tips paling aman agar terhindar dari warung nakal yakni dengan membawa perbekalan sendiri. Siapkan beberapa makanan yang praktis namun awet dan tahan lama.

Bisa juga membawa camilan pengganjal perut agar saat mendadak lapar bisa ditunda sampai menemukan warung makan yang meyakinkan. Jangan lupa juga untuk membawa bekal air minum selama perjalanan.

Baca juga : Agar Tak 'Digetok' Harga Saat Makan di Warung Pinggir Jalan, Ini 5 Tipsnya! (dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com