Kuliner Mudik dan Lebaran

Kriuk Renyah Kue Otere-otere Khas Makassar yang Diburu Saat Lebaran

Ibnu Munsir - detikFood Rabu, 29 Mei 2019 16:00 WIB
Foto: Ibnu Munsir Foto: Ibnu Munsir
Makassar - Kue berbentuk untir seperti tambang ini banyak diburu saat ramadhan. Selain sebagai penganan berbuka puasa, kue renyah ini juga kerap disajikan diakhir saat idul fitri.

Salah satunya yang jadi destinasi mencari kue legendaris ini adalah industri rumah tangga kue Otere-otere atau biasa disebut sebagai kue Tali-tali asal Makassar. Kue Otere-otere yang legendaris berlokasi di Jalan Masjid Jabal Nur, Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan ini banyak diburu, lantaran rasanya yang renyah manis gurih dan cocok untuk menyambut tamu saat lebaran.

Usaha milik M Yusuf (55) ini diawali sejak 1980-an. Dari usahanya tersebut, dia mampu menghidupi keluarga hingga menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang SMA hingga perguruan tinggi di Makassar.

Kriuk Renyah Kue Otere-otere Khas Makassar yang Diburu Saat LebaranFoto: Ibnu Munsir

Dibantu istrinya, Elsa (50), dengan mempekerjakan 10 karyawan, Yusuf mampu mengolah 150 kilogram tepung terigu untuk dijadikan sebagai Kue Otere-otere selama ramadhan. Padahal hari biasa hanya membuat 80 hingga 100 kilogram tepung terigu untuk bahan kue kering otere.

"Ya selama ramadhan karena banyak permintaan makanya bikinya juga banyak. Kalau hari biasa palingan 80 kilo saja sekarang ya sampa 150 kilogram tepung terigu," kata Yusuf Toro, ditemui di rumahnya, di Jalan Masjid Jabal Nur, Kelurahan Maccini Parang, Makassar, Selasa (28/5/2019).

Yusuf menjelaskan, untuk dalam sehari selama ramadhan mampu meraih omzet Rp 4 juta hingga Rp 5 juta meski sebelumnya di hari biasa hanya Rp 3 juta, lantaran banyaknya permintaan saat mendekati lebaran. Kue Otere-otere khas Makassar ini dihargai Rp 40.000 per 1 kilogram. Sementara untuk kemasan bal dengan isi 50 bungkus @ Rp 20.000 per balnya.

"Kalau ini cukup terjangkau semua lapisan masyarakat juga bisa menikmati kue ini," terangnya.

Kriuk Renyah Kue Otere-otere Khas Makassar yang Diburu Saat LebaranFoto: Ibnu Munsir

Sementara itu, salah seorang pembeli, Yuda mengatakan kue ini diminati karena rasanya yang manis dan renyah. Harganya terjangkau membuat warga tertarik membelinya. Warga Jalan Ablam ini berharap kue kering ini bisa menjadi kue favorit warga Sulawesi Selatan.

"Kuenya renyah, manis juga makanya datang untuk membeli buat lebaran bersama keluarga," kata Yuda.

Kriuk Renyah Kue Otere-otere Khas Makassar yang Diburu Saat LebaranFoto: Ibnu Munsir

Selama ramadhan, Industri kue kering milik M Yusuf banjir pesanan, tak ayal saat ini ia menjual dalam bentuk kemasan besar sesuai permintaan para pelanggannya. Kue kering Otere-otere ini telah dipasarkan di semua daerah di Sulawesi Selatan. Mulai Makassar hingga Tanah Toraja. (lus/odi)