Berani Coba? 5 Makanan Ekstrem dan Kontroversial dari Korea Selatan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 19 Apr 2019 14:15 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Bukan hanya Bangkok yang terkenal dengan makanan ekstremnya, tetapi Korea Selatan juga. Ada sajian gurita hingga cacing hidup. Berani coba?

Mengunjungi Korea Selatan, tak sekadar bisa jajan tteokbokki, oden, atau gimbap enak. Ada juga beragam makanan ekstrem yang wajib dicoba para petualang kuliner. Kalau penasaran, TripZilla (19/4) merangkum infonya seperti berikut.

1. Gaebul

Berani Coba? 5 Makanan Ekstrem dan Kontroversial dari Korea SelatanFoto: Istimewa

Bentuknya sangat tidak menarik selera. Gaebul adalah sajian cacing sendok hidup khas Korea. Cacing ini banyak dijual di pasar-pasar ikan di sana. Konon cacing sendok tergolong makanan afrodisiak yang bisa membangkitkan gairah seks.

Agar lebih mudah dimakan, penjual umum memotong-motong cacing sendok dalam ukuran lebih kecil. Biasanya cacing masih terus bergeliat ketika disajikan. Rasanya asin mirip air garam.

2. Chueotang

Berani Coba? 5 Makanan Ekstrem dan Kontroversial dari Korea SelatanFoto: Istimewa

Di banyak wilayah Selatan Korea, kamu bisa mencicip chueotang yang merupakan sup mudfish. Bahan utamanya, mudfish yaitu ikan yang hidup di lumpur. Kandungan lemak baiknya membuat ikan mudfish banyak dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi dan obesitas.

Untuk membuat chueotang, ikan mudfish dihaluskan lebih dahulu. Ikan lalu dimasak dalam kaldu dengan beragam bumbu seperti daun bawang, gokchujang, dan pasta kedelai.

3. Sannakji

Berani Coba? 5 Makanan Ekstrem dan Kontroversial dari Korea SelatanFoto: Istimewa

Yang sangat terkenal dari Korea adalah sajian gurita hidup. Namanya sannakji yang kerap dimakan dalam keadaan utuh. Banyak turis tertantang mencicip sannakji saat ke Korea.

Hanya saja konsumsinya perlu diwaspadai karena dalam keadaan hidup, bagian pengisap gurita masih terus befungsi. Bisa menyebabkan seseorang tersedak. Pastikan mengunyah gurita dengan benar. Cara lain dengan mencelupkan tentakel gurita dalam minyak wijen dan kecap.

Baca Juga: 7 Jenis Makanan Ekstrem yang Mematikan Ini Tetap Digemari

4. Soondae

Berani Coba? 5 Makanan Ekstrem dan Kontroversial dari Korea SelatanFoto: Istimewa

Soondae merupakan sosis darah yang mirip dengan sosis darah babi di Taiwan. Bahan utamanya adalah darah babi, beras ketan, dan mi. Ada juga bahan tambahan seperti daun perilla, barley, dan lainnya.

Soondae mudah ditemui di jajanan kaki lima atau di pasar. Rasanya cukup lembut sehingga kerap disajikan dengan saus pedas. Disarankan melahap soondae sedikit saja karena sajian ini sangat tinggi lemak.

5. Gejang

Berani Coba? 5 Makanan Ekstrem dan Kontroversial dari Korea SelatanFoto: Istimewa

Masyarakat Korea memang sangat menyukai seafood mentah, termasuk gejang alias kepiting mentah. Menu ini sangat populer sehingga banyak diburu orang saat ke Korea Selatan.

Untuk membuatnya, kepiting mentah dimarinasi bersama soy sauce. Ada juga yang membumbuinya dengan saus merah sehingga mirip chilli crab Singapura. Kepiting untuk gejang adalah kepiting soka kecil sehingga cangkangnya lunak dan mudah dimakan.

Baca Juga: Belut dan Oktopus Bisa Dinikmati Hidup-hidup di Pasar Jagalchi (dwa/odi)