Menyeruput Kopi Sambil Luluran Kopi Luwak di Cikole

Yudha Maulana - detikFood Senin, 15 Apr 2019 06:43 WIB
Foto: Yudha Maulana/detikcom Foto: Yudha Maulana/detikcom
Bandung - Kenikmatan kopi luwak dari Indonesia terkenal sampai ke mancanegara. Aroma dan rasanya yang istimewa diburu para pecinta kopi gourmet di berbagai penjuru dunia.

Minuman yang terbuat dari biji kopi sisa pencernaan luwak (Paradoxurus hermaphroditus) ini ternyata tak hanya nikmat dijadikan minuman. Namun, juga bisa dimanfaatkan sebagai produk kesehatan dan kecantikan.

Pemilik Kopi Luwak Sawarga, Sujud Pribadi, mengolah kopi luwak menjadi lulur di kafenya yang terletak di Jalan Raya Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.


Menyeruput Kopi Sambil Luluran Kopi Luwak di CikoleKopi luwak yang belum diolah.Foto: Yudha Maulana/detikcom

Lulur tersebut dibuat menggunakan biji kopi luwak murni. Proses pembuatannya pun dimulai layaknya membuat serbuk kopi. Mulai dari proses penyortiran biji kopi, sangrai, hingga penggilingan.

"Lulur ini diberikan secara cuma-cuma, jadi biasanya kita ke tempat spa kemudian dapat kopi, kalau di sini beli kopi dapat terapi lulur kopi luwak," ujar Sujud kepada detikcom, Jumat (12/4/2019).

Menyeruput Kopi Sambil Luluran Kopi Luwak di Cikole
Pemilik Kopi Luwak Sawarga, Sujud Pribadi. Foto: Yudha Maulana/detikcom

Menurut dia, di Cikole, terutama di sekitar Gunung Tangkuban Perahu, terdapat potensi kopi yang cukup melimpah. Hal ini yang menginspirasi Sujud untuk menggeluti kopi luwak.

"Banyak orang tidak mengetahui proses pembuatan kopi, di sini pengunjung bisa berinteraksi dengan luwak ditambah melihat proses pengolahan kopi luwak dari awal sampai menjadi serbuk kopi," katanya.

Sindhu, wisatawan asal Singapura, begitu menikmati ketika kaki dan tangannya diluluri lulur kopi luwak. Wanita berdarah India ini mengaku badannya menjadi lebih segar setelah diterapi selama 15 menit.

Menyeruput Kopi Sambil Luluran Kopi Luwak di CikoleFoto: Yudha Maulana/detikcom

"Ini kali pertama saya merasakan terapi kopi luwak, sebelumnya saya pernah dilulur di Bali, tapi kalau pakai kopi luwak sensasinya berbeda, ini menyenangkan," ujar Sindhu kepada detikcom.

Wanita yang bekerja sebagai polisi ini pun cukup terhibur dengan saat berinteraksi dengam luwak. "Pengalaman ini cukup menyenangkan, kopinya juga saya suka," katanya.

(odi/odi)