Menu yang Ditulis dengan Tulisan Tangan Berkesan Lebih Sehat

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 26 Feb 2019 16:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Beberapa restoran menuliskan nama pada menunya dengan tipe huruf tulisan tangan. Hal ini disebut dapat mengesankan menu makanan yang dijual terlihat sehat.

Cara penulisan menu di restoran dapat mempengaruhi pengalaman bersantap. Misalnya saja posisi barang dapat mempengaruhi pilihan pesanan pelanggan. Selain itu, menu yang terlalu panjang atau terlalu pendek bisa membuat seseorang frustasi.

Menu yang Ditulis dengan Seni Tipografi Terkesan Lebih SehatFoto: iStock

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa font atau ukuran huruf dalam tulisan menu dapat mengubah presepsi seseorang. Dikutip dalam Food and Wine (25/02) ada penelitian yang dipimpin oleh Stephanie Liu, Assistant Professor of Consumer Sciences dari The Ohio State University menemukan bahwa menggunakan kurva yang tidak sempurna dari font tulisan tangan bisa menghasilkan sikap yang lebih positif terhadap menu,efek sehat yang dirasakan dari makanan hingga keterlibatan media sosial yang lebih umum.

Baca juga: Gara-gara Tulisan Tangannya Jelek, Anak Ini Batal Dapat Makanan Gratis

"Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis huruf tulisan tangan dapat membuat keunggulan kompetitif dengan menyampaikan rasa sentuhan manusia. Kemudian bisa memasukkan persepsi cinta yang secara simbolis tertanam dari menu yang ditawarkan oleh restoran," demikian intisari makalah yang dipublikasi oleh Journal of Business Research.

Menu yang Ditulis dengan Seni Tipografi Terkesan Lebih SehatFoto: iStock

"Jenis huruf tulisan tangan bisa menyampaikan cinta dan sentuhan manusia yang lebih menonjol," Jelas Liu.

Liu juga menambahkan,"Rasanya bagi pelanggan seperti ada banyak usaha dan cinta lebih banyak di dalamnya. Walaupun ini memerlukan biaya yang lebih banyak."

Menurut Liu hal ini dapat semakin efektif jika restoran tersebut memiliki makanan yang dianggap sehat. "Penelitian ini tidak berlaku untuk restoran yang menyajikan makanan cepat sejai yang menjual burger dengan kualitas rendah," ungkapnya.

Selain itu, penelitain menentukan bahwa efeknya berlaku untuk pengunjung grup maupun sendirian. Namun penelitian ini menyarankan bahwa tulisan tangan tipografi dapat membuat pengunjung tidak merasa kesepian.

"Sebagai strategi pemasaran, pelanggan secara tidak sadar memproses informasi dan mereka merasakan sentuhan manusiawi pada huruf-huruf dalam menu," kata Liu. "Dan mereka merasa bahwa restoran lebih berupaya mendesain menu ini dan mereka memberikan produk yang baik dengan lebih hati-hati."

Baca juga: Ditulis Seperti Penulisan Jam, Harga di Resto Ini Bikin Bingung Pengunjung (lus/odi)