Tak Sekadar Ikon Valentine, Cokelat dan Cinta Punya Hubungan Erat

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 13 Feb 2019 12:30 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Merayakan Valentine identik dengan cokelat. Biasanya cokelat diberikan pada orang tercinta. Sebenarnya mengapa cokelat selalu dikaitkan dengan cinta?

Ternyata ada banyak alasan cokelat sering kali dikaitkan dengan hal romantis maupun cinta. Hal ini terkait sejarah cokelat hingga efek fisiologis yang dimilikinya. Dirangkum detikFood (13/2) dari berbagai sumber, inilah kaitan cokelat dan cinta:

Tak Sekadar Ikon Valentine, Cokelat dan Cinta Punya Hubungan EratFoto: iStock

1. Cokelat adalah makanan berharga
Melihat sejarah, cokelat awalnya hanya dikonsumsi orang-orang kaya. Suku Aztec dan Maya menikmati minuman yang dikombinasikan biji kakao panggang dengan tepung maizena, vanili, madu dan sedikit cabai.

Kala itu biji kakao yang merupakan bahan utama cokelat, bahkan menjadi komoditas yang sama berharganya dengan emas. Biji kakao dipakai untuk membayar pajak yang dipungut penguasa suku Aztec.

2. Efek konsumsi cokelat
Mengonsumsi cokelat bukan hanya bisa memuaskan selera. Cokelat mampu mengalirkan hormon endorfin dengan lebih mudah sehingga perasaan jadi lebih tenang dan senang.

Bagi yang sering stress, konsumsi cokelat juga bermanfaat. Cokelat mengandung valeric acid yang berfungsi sebagai penenang. Di sisi lain, wangi atau harumnya cokelat dapat memperlambat gelombang otak sehingga perasaan seseorang menjadi lebih tenang dan relaks.

Baca Juga: Selain Enak, Makan Cokelat Bisa Bikin Perasaan Jadi Lebih Bahagia

Tak Sekadar Ikon Valentine, Cokelat dan Cinta Punya Hubungan EratFoto: iStock

3. Cokelat dikemas menarik jelang Valentine
Tak bisa dipungkiri, cokelat adalah industri makanan bernilai triliunan dollar. Semuanya bermulai sekitar tahun 1600-an. Kala itu cokelat populer di seluruh Eropa. Disusul tahun 1861, Richard Cadbury di Inggris mengemas cokelat dalam kotak berbentuk hati.

Banyak orang menggemari cokelat, terutama jelang Valentine. Hal ini karena cokelat dengan mudah membuat pasangan tersenyum. Kemasannya yang menarik juga membuat seseorang lebih menyukainya.

4. Cokelat mudah dinikmati
Cokelat tergolong finger food yang mudah dinikmati. Selain cokelat batangan, biasanya ada chocolate truffle yang bentuknya mungil dan bisa dimakan dalam satu gigitan.

Karena sifat yang praktis dan tahan lama inilah, cokelat lebih dipilih sebagai perlambang cinta. Biasanya orang-orang memberikan cokelat tepat di hari Valentine untuk sosok tersayang.

Tak Sekadar Ikon Valentine, Cokelat dan Cinta Punya Hubungan EratFoto: iStock

5. Cokelat jadi bagian perayaan cinta
Di Jepang, perayaan cinta dengan cokelat sudah jadi tradisi ratusan tahun. Cokelat terbagi dalam dua jenis yaitu cokelat untuk cinta sejati dan cokelat kewajiban yang menjadi lambang persahabatan.

Uniknya Jepang juga mengenal tradisi White Day. Setiap tanggal 14 Maret, para pria membalas hadiah wanita yang sudah memberi mereka cokelat cinta sejati sebulan sebelumnya. Biasanya hadiah berupa cookies, permen, bunga, perhiasaan, cokelat, pakaian dalam dan marshmallow. Untuk cokelat, umumnya dijual berwarna putih.

Baca Juga: Cokelat Cinta dan Cokelat Kewajiban Jadi Tradisi Valentine di Jepang

(adr/odi)