Gara-Gara Rutin Makan Spaghetti, Pria Ini Tewas Keracunan

Dewi Anggraini - detikFood Selasa, 29 Jan 2019 15:18 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Kasus tragis yang terpecahkan berkat sisa spaghetti kembali menarik perhatian. Seorang dokter menjelaskan kasus tersebut di channel YouTubenya.

Kasus yang terjadi di tahun 2008 lalu kembali jadi sorotan. Saat itu, seorang mahasiswa di Belgia ditemukan tewas di dalam kamarnya.

Gara-Gara Rutin Makan Spaghetti, Pria Ini Tewas KeracunanFoto: Foodbeast/Getty Images
Hal naas itu terjadi dikarenakan kebiasaan makan yang tidak sehat. Kasus ini sebenarnya sudah pernah diterbitkan di Journal of Clinical Microbiology. Di sana, seorang mahasiswa berinisial A.J itu tewas akibat melahap spaghetti dan saus tomat yang sudah ia buat 5 hari sebelumnya. Penulisnya menyebutkan bahwa spaghetti itu diletakkan di suhu ruangan sebelum dipanaskan oleh mahasiswa berusia 20 tahun itu lapor Fox News (29/1).

A.J sendiri memang memiliki kebiasaan makan yang buruk. Sama seperti mahasiswa lainnya, ia memilih makanan yang praktis dan murah. Spaghetti dan saus tomat akhirnya dipilih oleh A.J sebagai menu sarapan hariannya.

Gara-Gara Rutin Makan Spaghetti, Pria Ini Tewas KeracunanFoto: iStock
Baca juga: Cegah Keracunan Makanan dengan Menghindari 8 Makanan Ini

Dalam video yang diunggah channel Chubbyemu itu, A.J sering merebus langsung seluruh pasta yang ia beli. Kemudian meletakkannya di tempat makan lengkap dengan saus tomatnya. Setelahnya, tempat makan itu A.J letakkan di dalam kulkas.

Jadi, begitu ia ingin memakan spaghetti, ia tinggal mengambil salah satu tempat makan di dalam kulkas dan memanaskannya spaghettinya.

"Usai makan, ia kaluar rumah untuk berolahraga tapi ia kembali sekitar 30 menit kemudian lantaran sakit kepala, perut melilit, dan mual. Saat itu ia muntah-muntah dan di malam hari ia mengalami diare air selama dua kali," jelas Dr. Bernard dalam video itu.

Lebih lanjut Dr. Bernard itu menjelaskan bahwa awalnya A.J tidak meminum obat dan memilih untuk meminum air putih. "Ia tertidur di tengah malam. Pagi berikutnya, sekitar pukul 11.00 pagi, orang tuanya khawatir karena dia tidak bangun. Ketika mereka pergi ke kamarnya, mereka menemukannya tewas," jelasnya.

Gara-Gara Rutin Makan Spaghetti, Pria Ini Tewas KeracunanFoto: iStock
Pemeriksaan post-mortem menyatakan bahwa A.J meninggal pada jam 4 pagi. Ia dinyatakan keracunan makanan berkat sampel pasta yang tersisa.

Dr. Bernard menjelaskan bahwa kejadian naas itu terjadi lantaran pasta yang dilahap A.J membuat livernya tidak berfungsi. "Biasanya, keracunan makanan hanya menyebabkan peradangan lambung, mual, muntah dan diare. Hal itu juga bisa menyebabkan gagal hati akut bahkan lebih parahnya, kita tidak bisa menemukan bakteri mana yang menyebabkan masalah itu. Tubuh A.J tidak dapat melawan bakteri yang ada dikarenakan livernya sdah tidak berfungsi lagi," ungkapnya.

Hal yang bisa dipetik dari kasus ini ialah makanan yang diletakkan di kulkas dan dipanaskan sebaiknya jangan diletakkan di suhu ruangan lama-lama sebelum dipanaskan. Jika Anda merasa ada aroma yang aneh dari makanan yang sudah disimpan di dalam kulkas, sebaiknya jangan dikonsumsi.

Baca juga: Mahasiswa Ini Tewas karena Makan Mie Instan Tiap Malam! (dwa/odi)