Tren Bisnis Kuliner

Mau Sukses Jalankan Bisnis Franchise? Perhatikan Dulu 5 Hal Ini

Devi Setya - detikFood Rabu, 09 Jan 2019 17:18 WIB
Foto: Istock Foto: Istock
FOKUS BERITA Tren Bisnis Kuliner
Jakarta - Banyak orang bermodal yang memilih bisnis franchise karena alasan simpel dan menjanjikan. Namun sebelum memulai usaha, pastikan dulu hal-hal penting ini.

Usaha franchise seolah menjadi ladang subur bagi para pebisnis pemula. Apalagi usaha waralaba ini menjanjikan untung besar tanpa membuat pengusaha repot soal produk makanan dan branding.

Meskipun terkesan mudah, saat memulai bisnis franchise juga perlu memperhatikan banyak hal agar uang modal tidak terbuang sia-sia. Berikut beberapa hal penting yang harus jadi bahan pertimbangan sebelum memulai franchise.

1. Pilih waralaba yang jelas dan mudah dijalankan
Mau Sukses Jalankan Bisnis Franchise? Perhatikan Dulu 5 Hal IniFoto: Istock

Di Indonesia bisnis franchise sudah sangat menjamur. Banyak penyedia franchise yang menawarkan produk makanan, minuman bahkan snack.

Pilih dengan seksama bisnis kuliner yang akan dijalankan. Pastikan franchise ini mudah dijalankan dan sudah jelas, hal ini bisa dipertimbangkan dengan mengamati pasar. Jika di pasaran banyak usaha franchise ini yang berjalan lancar maka bisa proses bisa dilanjutkan.

Pastikan juga pasokan bahan baku aman karena ada beberapa franchisor yang terkendala distribusi. "Contoh satu gerai makanan dia buka di luar pulau tapi bahan-bahannya tidak bisa dikirim, kalau pun dikirim harganya mahal. Ini yang perlu diperhatikan sebelum membuka franchise," ujar Bije Widjajanto, Konsultan Franchise Ben Warg Consulting kepada detikFood.

2. Sesuaikan dengan budget
Mau Sukses Jalankan Bisnis Franchise? Perhatikan Dulu 5 Hal IniFoto: Istock

Sebagai pemula di dunia bisnis, sebaiknya memulai usaha dengan budget kecil terlebih dulu. Hal ini dilakukan sebagai pengalaman. Tapi tak ada salahnya mulai berinvest besar pada franchise yang memang sudah jelas track recordnya.

Bisnis franchise saat ini memiliki kisaran harga yang sangat bervarian mulai dari dibawah Rp 10 juta hingga ratusan juta.

Selain melihat budget di kantung sendiri, perhatikan juga dari sisi konsumen. Harga makanan dan minuman yang terjangkau pastilah jadi pertimbangan pembeli. Jadi disarankan pilih franchise dengan produk yang terjangkau oleh semua kalangan.

Baca juga : 7 Jenis Bisnis Kuliner Skala UMKM dengan Modal Minim

3. Pilih produk yang banyak dicari masyarakat
Mau Sukses Jalankan Bisnis Franchise? Perhatikan Dulu 5 Hal IniFoto: Istock

Kalau mau berbisnis aman, pilih franchise kuliner sepanjang masa. Artinya meskipun tren kuliner berganti tapi orang tetap mencari makanan ini, misalnya ayam goreng atau es kopi.

Dengan begini, bisnis akan relatif stabil karena orang akan selalu mencari makanan ini. Berbeda jika menjalankan franchise makanan kekinian. Mungkin masyarakat akan ramai di awal tren dan kemudian berangsur sepi. Sebut saja salah satunya bisnis es kepal milo yang kini sudah tak terdengar lagi gaungnya.

"Produknya apa apakah produk itu diminati atau tidak, pasarnya ada tidak. Apakah produknya berubah berubah tidak. Misal sekarang lagi tren, apakah 5 tahun kedepan masih tetep populer. Karena bisnis franchise ini kontraknya 5 tahun,"
beber Bije.

4. Kejelasan legalitas dan teknis menjalankan bisnis
Mau Sukses Jalankan Bisnis Franchise? Perhatikan Dulu 5 Hal IniFoto: Thinkstock

Jangan sampai menyesal karena sudah mengeluarkan budget banyak namun yang didapat malah investasi bodong yang tidak menguntungkan. Dari sini bisa dipastikan legalitasnya.

Menurut Bije, legalitas harus sejalan dengan teknis. "Ada legal dan teknis. Legal gampang, tapi syarat tekniknya sulit. Apakah produk, konsepnya sesuai atau tidak. Sistem kerjasamanya mutual benefit atau tidak. Meskipun secara legal memiliki izin resmi tapi kalau katakan produknya tidak diterima masyarakat gimana?"

Baca juga : Kini Semua Orang Bisa Buka Bisnis Makanan dan Minuman

5. Pertimbangkan keuntungan dan resiko
Mau Sukses Jalankan Bisnis Franchise? Perhatikan Dulu 5 Hal IniFoto: Istock

Franchisor yang professional selalu menyertakan laporan keuangan serta perkembangan bisnis secara rutin. Dari sini bisa dilihat seberapa sehat bisnis yang dijalani.

Jika secara bertahap bisnis menunjukkan geliat keuntungan yang baik maka bisa dilanjutkan namun jika resikonya terlalu besar maka cobalah beralih. Bisnis franchise melibatkan dua pihak yang harus saling terbuka, karena meski bagaimanapun resiko tetap saja mengintai. (dvs/odi)
FOKUS BERITA Tren Bisnis Kuliner