Hii..! Di China, 7 Hewan Ini Dimakan dalam Keadaan Hidup

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 01 Jan 2019 10:04 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Banyak negara di Asia yang menyantap hewan dalam keadaan hidup. Ini merupakan pola makan yang turun temurun. Terutama di negara China.

Di Jepang, Korea, Taiwan, Vietnam, hingga Indonesia tradisi menyantap makanan yang masih 'hidup' masih melekat hingga sekarang. Meski begitu, negara China tetap menempati posisi utama dalam menyantap hidangan yang masih hidup.

Dilansir China Underground (31/12), berikut 7 hewan yang dimakan hidup-hidup di China.

Baca Juga: Hii! Pria Ini Taruh Buaya Hidup untuk Bahan Makan Malamnya di Kolam Publik


1. Tiram
Foto: Istimewa
Tiram merupakan hewan yang paling sering dimakan saat hidup dan mentah, di berbagai negara. Salah satunya di wilayah Eropa dan China. Di China sendiri tiram yang masih hidup dianggap sebagai makanan yang paling sehat, dan memiliki banyak nutrisi untuk tubuh.


2. Udang Mabuk

Foto: Istimewa
Drunken shrimp atau udang mabuk, merupakan hidangan tradisional yang populer di berbagai restoran di China. Di sini udang air tawar yang masih hidup, dicampur dengan racikan alkohol atau baiju kemudian diaduk hingga semua bumbu menyatu. Ketika udang sudah mulai lemas dengan racikan alkohol, udang baru dimakan. Hidangan ini termasuk mahal, karena udang yang masih hidup harus diolah dengan sempurna sebelum mati.


3. Ikan

Foto: Istimewa
Ikan yang masih hidup sering disajikan di berbagai restoran di China. Ikan-ikan ini biasanya digoreng atau dicelupkan dalam kuah panas. Ikan yang masih hidup atau bergerak meski telah dimasak, menggambarkan tingkat kesegaran ikan. Sehingga banyak restoran yang berlomba-lomba menyajikan ikan hidup ini.


4. Ular

Foto: Istimewa
Ular hidup merupakan hidangan yang disajikan oleh banyak chef di China. Menyajikan ular yang masih hidup membutuhkan keahlian dan ketangkasan, karena para pengunjung menginginkan daging ular masih hidup dan bergerak ketika di makan. Cara paling cepat untuk menyajikannya adalah dengan memotong kepala ular, membuang kulitnya, dan mengeluarkan isi perut. Daging ular ini disantap mentah,


5. Keledai

Foto: Istock
Menyantap hewan keledai yang segar memang tidak terlalu terkenal di semua wilayah China, tapi tradisi makan daging keledai ini masih dilakukan hingga saat ini dan disebut sebagai Huao Jiao Lu, yang artinya daging keledai segar. Biasanya keledai akan disembellih, lalu dagingnya yang masih mentah dan bergerak disajikan kepada pelanggan. Biasanya daging ini banyak ditemukan di wilayah Henan dan Hubei.


6. Otak monyet

Foto: Istimewa
Menyantap otak monyet yang masih 'hidup' dalam ekadaan mentah, merupakan makanan yang banyak disantap oleh kalangan atas di China. Otak monyet hanya bisa dipesan di wilayah Guangdong atau Hong Kong. Biasanya para chef akan menaruh monyet hidup di bawah meja, dengan kepala monyet menonjol di permukaan meja, lalu kepala monyet itu dibelah dan diambil otaknya. Makanan ini sudah dilarang di China, tapi masih bisa ditemukan di Guangdong.


7. Bayi tikus

Foto: Istimewa
Bayi tikus sering disebut San Zhi Er, biasanya dimakan dalam keadaan hidup dengan sumpit dan cocolan saus pedas. Para bayi tikus akan mengeluarkan suara teriakan ketika mereka di makan, terutama saat diambil dengan sumpit. Makanan ini sebenarnya sudah dilarang beredar di China, tapi beberapa restoran diam-diam masih menyajikan menu ini.

Baca Juga: Belut dan Oktopus Bisa Dinikmati Hidup-hidup di Pasar Jagalchi (sob/odi)