Kembali ke Zaman Batu, Pasangan Ini Ajarkan Anak-anak Makan Serangga di Hutan

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 14 Nov 2018 11:45 WIB
Foto: Carter News Agency Foto: Carter News Agency
Jakarta - Demi bisa mempelajari kehidupan di zaman batu, pasangan asal Inggris ini rela hidup dalam hutan. Mereka juga ajarkan anak-anak untuk makan serangga di hutan.

Stone Age atau zaman batu, merupakan periode kehidupan di mana semuanya menggunakan batu dan masih termasuk primitif. Hal inilah yang menggagas Naomi Walmsley dan suaminya, Dan Westall, untuk hidup seperti orang-orang di masa Paleotikum.

Baca Juga: Mengidap Alergi Makanan, Wanita Ini Pilih Makan Serangga dan Cacing

Dilansir Daily Mail UK (12/11), pasangan asal Coalbrookdale, Inggris ini memutuskan untuk bertransformasi dan hidup di dalam hutan, serta merubah hutan itu menjadi gaya zaman batu.
Kembali ke Zaman Batu, Pasangan Ini Ajarkan Anak-anak Makan Serangga di HutanFoto: Carter News Agency
Lewat organisasi Outback2Basics yang didirkannya, pasangan ini mengedukasi banyak anak-anak untuk mengasah kemampuan mereka, untuk beradaptasi hidup di masa prasejarah itu. Di sana para anak-anak diajakarkan untuk melukis, membuat panah, hingga mendaur ulang limbah.

Tak hanya aktivitas itu saja, tapi Naomi dan Westall juga mengajak anak-anak tersebut untuk memakan aneka serangga yang ada di hutan. Persis seperti orang-orang di zaman batu.

Bahkan Naomi dan Westall sering pergi ke pom bensin atau supermarket, dengan pakaian aneh dari bulu kelinci dan rusa.
Kembali ke Zaman Batu, Pasangan Ini Ajarkan Anak-anak Makan Serangga di HutanFoto: Carter News Agency
"Kita berpakaian seperti ini, dan membuat banyak panahan. Sebagai sebuah keluarga, kami selalu memilih menghabiskan waktu di alam, bersama kayu-kayu ini. Terkadang ketika kita pergi ke tempat umum, dan ketika kita akan membayar belanjaan. Petugas kasir hanya menatap kami saja, tapi tidak pernah bertanya mengapa kami menggunakan pakaian seperti ini," tutur Naomi yang sudah memiliki dua putri.

Kecintaan Naomi dan Westall terhadap alam dan sejarah, membuat mereka akhirnya setuju untuk pindah ke hutan.


Tonton juga 'Mau Makan Roti dari Tepung Jangkrik?':

[Gambas:Video 20detik]



"Kami sudah mempelajari semua tentang kehidupan primitif dan zaman batu. Kami berburu, dan membuat makanan sendiri. Kami juga membuat senjata, belajar menyalakan api lewat gesekan, membuat panci dari tanah liat, dan membuat baju dari kulit hewan yang sudah mati," tutur Naomi.
Kembali ke Zaman Batu, Pasangan Ini Ajarkan Anak-anak Makan Serangga di HutanFoto: Carter News Agency
Bahkan Naomi sampai memutuskan koneksi dari dunia luar, seperti membuang ponselnya, televisi, hingga komunikasi dengan orang lain.

Sejak awal tahun 2016, Naomi dan Westall telah mengundang lebih dari 1.100 anak-anak dari berbagai sekolah, ke dalam hutan. Mereka berharap bahwa nantinya akan lebih banyak generasi selanjutnya yang perduli terhadap lingkungan.

"Kami mungkin tidak akan memaksa anak-anak itu untuk memakan sup isi cacing, dan kita juga tidak mengajarkan anak-anak itu berburu untuk makan malam. Kita hanya mendorong anak-anak untuk pergi keluar," pungkas Naomi.

Baca Juga: Tawon hingga Capung, Ini 10 Serangga yang Aman Dikonsumsi





(sob/odi)