Restoran Pop-up Ini Sajikan Makanan Terakhir Para Napi Sebelum Hukuman Mati

Sonia Basoni - detikFood Sabtu, 27 Okt 2018 14:06 WIB
Foto: Istimewa
Tokyo - Jepang penuh dengan restoran unik. Kini hadir restoran pop-up, yang menyajikan hidangan terakhir para narapidana terkenal sebelum mereka dihukum mati.

Wilayah Kabukichi di Shinjuku, terkenal sebagai distrik hiburan di Tokto. Banyaknya restoran dan pusat hiburan lainnya, membuat Chim↑Pom, seorang grup seniman dari Jepang menghadirkan pop-up restoran unik dengan nama 'Ningen Restaurant'. Atau memiliki arti sebagai 'Restoran Manusia'.

Baca Juga: Inilah Santapan Terakhir Para Napi Sebelum Dihukum Mati!
Restoran Pop-up Ini Sajikan Makanan Terakhir Para Napi Sebelum Hukuman MatiFoto: Istimewa
Restoran pop-up ini mulai dibuka pada tanggal 28 Oktober, dan akan menawarkan menu-menu makanan yang menjadi makanan terakhir, sebelum para narapidana terkenal menjalankan esekusi hukuman mati mereka.

Dilansir Munchies (26/10), salah satu menu yang diatwarkan ada 'Gary Mark Gilmore'. Narapidana yang dihukum mati, karena melakukan banyak perampokan, penyerangan, hingga dua pembunuhan. Kasusnya dulu disorot oleh media, hingga ia menerima hukuman mati.

Sebelum diesekusi Gilmore memesan hamburger, kentang tumbung, telur rebus, dan tiga shots whiskey dari Jack Daniels. Di sini Chim↑Pom, menghadirkan menu yang sama bahkan hingga ke detail terkecil.
Restoran Pop-up Ini Sajikan Makanan Terakhir Para Napi Sebelum Hukuman MatiFoto: Istimewa
Ada juga menu makanan terakhir dari John Wayne Gacy, pembunuh berantai dan pemerkosa dari Chicago. Sebelum diesekusi, John memesan buah strawberry, satu bucket ayam KFC, kentang goreng, dan puluhan udang goreng sebagai makanan terakhirnya.

Tak hanya dua menu itu, Chim↑Pom juga menawarkan menu makanan terakhir Joseph Paul Jernigan, narapidana yang membunuh orang dan mendonasikan tubuh korbannya tersebut ke organisasi anatomi di Texas. Sebelum menjalankan hukuman mati, Joseph meminta dua cheeseburger, salad, dan es teh. Tapi menurut Chim↑Pom, Joseph tidak pernah menyentuh makanan tersebut.
Restoran Pop-up Ini Sajikan Makanan Terakhir Para Napi Sebelum Hukuman MatiFoto: Istimewa
Nantinya pop-up restoran ini akan berlangsung selama dua minggu. Tidak hanya makanan dari para narapidana saja, tapi pengunjung juga akan dihibur dengan galeri seni dan pertunjukan seni yang tak kalah menarik.

Proyek seperti ini memang bukan yang pertama kalinya, di tahun 2017 lalu seorang fotografer bernama Henry Hargreaves, meluncurkan karya foto-fotonya. Foto tersebut berisi rekreasi dari makanan-makanan para narapidana sebelum waktu kematian mereka

Baca Juga: Intip Santapan Terakhir Para Narapidana Sebelum Dihukum Mati! (sob/odi)