Koki Sekolah Dipecat Karena Sajikan Daging Kanguru Tanpa Pemberitahuan

Devi Setya - detikFood Minggu, 21 Okt 2018 12:45 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Nebraska - Para siswa menyantap daging kanguru yang disajikan di sekolahnya. Namun hal ini berujung pada pemecatan koki yang memasak dan menyajkkannya.

Dikabarkan Fox News (21/10) keluarga siswa yang belajar di sekolah yang berlokasi di Nebraska, Amerika Serikat, merasa resah ketika anaknya diberi makan menu daging kanguru. Masalahnya, pihak sekolah tidak memberi tahu jika yang disajikan adalah daging kanguru.

Baca juga : Bolehkah Konsumsi Daging Kanguru dalam Islam?

Koki Sekolah Dipecat Karena Sajikan Daging Kanguru Tanpa PemberitahuanFoto: iStock

Seorang koki di Sekolah Umum Negeri Potter-Dix menyajikan hidangan daging yang dimasak dengan cabai pada 10 Oktober lalu. Koki bernama Kevin Frei berkilah, ia menyajikan makanan yang terbuat dari daging sapi campur daging kanguru karena mempertimbangkan nilai gizi daging ini.

Sayangnya, karena tak menginformasikan bahan baku masakannya, ia terpaksa harus menerima banyak kritik. Alhasil pihak sekolah harus membuat surat pernyataan yang berisi permohonan maaf kepada pihak keluarga siswa.

Mike Williams, perwakilan dari pihak sekolah mengatakan, Chef Frei menggunakan daging kanguru karena gizinya tinggi. Selain itu ia juga menegaskan jika daging kanguru adalah jenis daging legal yang aman dibeli dan dimakan.

Koki Sekolah Dipecat Karena Sajikan Daging Kanguru Tanpa PemberitahuanFoto: iStock

Munculnya kekhawatiran pihak keluarga siswa berawal karena mereka takut terjadi dampak negatif jika menyantap daging kanguru. Mengingat daging kanguru bukanlah daging yang biasa dijadikan makanan.

"Itu (daging kanguru) tidak berbahaya dan sudah memenuhi standar USDA sehingga banyak supermarket yang menjualnya," kata Williams.

Baca juga : 8 Topping Pizza Unik, Daging Buaya, Kanguru hingga Rusa!

Koki Sekolah Dipecat Karena Sajikan Daging Kanguru Tanpa PemberitahuanFoto: Istimewa

Menurutnya meskipun legal namun apa yang dilakukan koki sekolah tetaplah sikap yang salah. "Jika ada keluarga yang ingin makan makanan eksotis, mereka bisa menyantapnya sendiri, tapi bukan di sekolah. Seharusnya bahan makanan yang disajikan di sekolah harus sudah terdaftar di menu sehingga para siswa tahu apa yang akan mereka santap," lanjutnya.

Dalam surat ini juga tertulis pihak sekolah berjanji tidak akan menyajikan daging kanguru lagi sebagai makanan siswa. Selain itu, inisiatif Chef Frei untuk menambah nilai gizi pada makanannya ternyata berbuah pahit. Ia terpaksa harus dipecat dari sekolah ini pada hari Rabu lalu.

(adr/adr)