Selain Diracik Jadi Jamu, Temulawak Juga Enak Dibuat Kukis

Purwo Sumodiharjo - detikFood Selasa, 16 Okt 2018 15:19 WIB
Foto: dok. detikFood/Purwo Sumodiharjo Foto: dok. detikFood/Purwo Sumodiharjo
Pacitan - Pacitan tak hanya punya tahu tuna, nasi tiwul, atau sayur kalakan yang lezat. Di kota ini juga ada cookies temulawak yang renyah unik.

Pacitan dikenal dengan sebutan Kota 1001 Gua karena punya pesona alam yang menarik. Selain memelihara kuliner tradisi, masyarakat Pacitan juga melakukan inovasi dalam membuat makanan baru. Salah satunya kukis atau biskuit temulawak.

Baca Juga: Krenyes Renyahnya Ikan Wader di Warung Mak Ti Bikin Nagih
Selain Diracik Jadi Jamu, Temulawak Juga Enak Dibuat KukisFoto: dok. detikFood/Purwo Sumodiharjo
Selama ini temulawak, rempah berbentuk rimpang dikenal sebagai bahan campuran jamu tradisional Jawa. Ya, bahan yang juga disebut curcuma itu dipercaya mujarab untuk merawat pencernaan.

Namun di tangan Arif Tri Cahyono (26) empon-empon atau rempah berupa umbi itu disulap menjadi kukis bercita rasa khas.

"Sebenarnya gagasan ini bermula dari keinginan memberdayakan produksi temulawak yang melimpah di desa saya," katanya kepada detikcom, Selasa (16/10/2018) pagi.
Selain Diracik Jadi Jamu, Temulawak Juga Enak Dibuat KukisFoto: dok. detikFood/Purwo Sumodiharjo
Ari berasal dari Desa Tinatar. Wilayah yang ada di ujung barat daya Kabupaten Pacitan, berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri, Jateng. Topografi wilayahnya yang didominasi gunung dan perbukitan menjadi lahan yang cocok untuk budidaya temulawak.

Menurut Arif, temulawak hasil panen hanya dijual kiloan. Harganya pun tidak menentu. Bahkan saat panen melimpah harga jual di pasaran justru anjlok. Melihat kenyataan itu, Arif pun memberanikan diri membuat sesuatu yang baru.

"Awalnya mencoba-coba bersama teman-teman mahasiswa. Saat itu muncul gagasan membuat krupuk berbahan temu lawak," imbuh Sarjana Pendidikan Matematika dari salah satu perguruan tinggi swasta tersebut.
Selain Diracik Jadi Jamu, Temulawak Juga Enak Dibuat KukisFoto: dok. detikFood/Purwo Sumodiharjo
Sukses membuat krupuk temulawak tak membuat suami dari Irma Muslimawati (26) berpuas diri. Dia terus berinovasi. Dicobanya membuat kue kering. Lagi-lagi bahan bakunya temulawak. Beberapa kali gagal, akhirnya kukis temulawak berhasil dia bikin.

Pembuatannya pun relatif sederhana. Temulawak segar yang diambil langsung dari ladang lantas dikupas dan dicuci. Setelah itu diparut dan diperas. Air perasan berwarna kuning lalu didiamkan di tempat panas selama 2 hari.

Proses itu menghasilkan sari pati temulawak. Bentuknya tak lagi cair, melainkan serbuk. Bahan tersebut lalu diaduk dengan bahan lain. Terdiri dari tepung terigu, kuning telur, mentega, dan sedikit pengembang.
Selain Diracik Jadi Jamu, Temulawak Juga Enak Dibuat KukisFoto: dok. detikFood/Purwo Sumodiharjo
"Berikutnya adonan dicetak dan dipanggang dalam oven selama 30 menit. Lalu didiamkan hingga dingin sebelum dikemas," terangnya.

Untuk 1 kemasan karton berisi 30 buah, Arif memasang harga Rp 25 ribu. Sementara, kukis temulawak buatan Arif baru bisa dibeli secara daring. Dia pun mengaku sudah pernah mengirim produknya ke hampir semula wilayah di tanah air.

Arif berharap keberadaan makanan berbahan temulawak akan memperkaya khazanah kuliner khas Pacitan. Selain beragam jenis makanan lain berbahan ikan laut. Dia pun mimpi menjadikan tanah kelahirannya 'Kampung Temulawak'.

Baca Juga: Ini Rawon Kalkulator yang Potongan Dagingnya Besar dan 'Mlekoh' Rasanya





Tonton juga 'Kiat Membuat Kue Kering Bermotif Lucu':

[Gambas:Video 20detik]

(sob/odi)