Marak Madu Palsu di Dunia, Produk Madu Australia Juga Dipalsukan

Riska Fitria - detikFood Rabu, 03 Okt 2018 18:00 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Peneliti menemukan sejumlah madu palsu dari beberapa sampel di dunia. Ternyata 18% diantaranya berasal dari Australia.

Sebuah penelitian dari Macquarie University telah menguji 100 sampel madu yang berasal dari berbagai negara. Termasuk 38 sampel di dalamnya merupakan merek Australia.

Pada 100 sampel madu yang diteliti di laboratorium Jerman, telah ditemukan sebanyak 27% yang mengalami pencemaran. Pencemaran tersebut terjadi akibat adanya campuran bahan non-madu lainnya, tetapi yang paling mengkhawatirkan adalah temuan dari madu Australia.

Baca juga : Bisa Jadi Madu yang Anda Minum Palsu, Kenali Ciri-ciri Madu Ini

Marak Madu Palsu di Dunia, Produk Madu Australia Juga DipalsukanFoto: iStock
Dilansir dari News.com.au (03/10) penelitian yang dipimpin oleh Profesor Mark Taylor dan mahasiswa PhD Xiaoteng Zhou, menemukan 18% dari 38 sampel madu yang berasal dari Australia terdeteksi palsu. Skandal pemalsuan madu tersebut juga melibatkan beberapa negara bagian di Australia seperti Victoria, Queensland, NSW dan Tasmania.

Dalam penelitian yang berjudul Authenticity and geographic origin of global honeys telah ditemukan bahwa 23% dari 9 sampel dari Tasmania, satu dari dua sampel dari NSW, sepertiga dari enam sampel dari Queensland dan 29% dari tujuh sampel dari Victoria merupakan madu palsu. Perhitungan tersebut ditentukan dengan menggunakan rasio isotop dan elemen jejak.

"Kesalahan dalam hal asal makanan secara geografis adalah masalah yang berkembang di seluruh dunia termasuk di pasar madu," sebut laporan tersebut.
Marak Madu Palsu di Dunia, Produk Madu Australia Juga DipalsukanFoto: iStock
Pemalsuan pada madu ini tentunya menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan konsumen. Karena madu telah dicampur dengan bahan antibiotik, racun iridiasai dan alkaloid. Bahan-bahan tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan organ.

Madu sendiri merupakan bahan makanan ketiga yang paling banyak dipalsukan di dunia, setelah susu dan minyak olive. Sementara itu pihak Australia akan melakukan uji mutu produk madunya di Sydney. Mengingat sampel madu dianalisa oleh laboratorium Jerman.

Baca juga : Mau Tahu Madu yang Anda Beli Asli atau Palsu? Ini Cara Mengeceknya! (sob/odi)