Apel Red Delicious Kini Tak Populer Lagi di Amerika, Ini Sebabnya

Riska Fitria - detikFood Jumat, 07 Sep 2018 17:23 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Apel berkulit merah tua ini rasanya manis renyah. Merupakan apel paling populer di Amerika dan juga gampang didapat di Indonesia.

Apel Red Delicious sempat menduduki peringkat atas sebagai apel yang paling banyak ditanam di Amerika. Namun,kini tak terlalu diminatikarena ada jenis apel baru yang akan merebut kedudukan tersebut.

Apel Red Delicious sangat terkenal di dunia. Apel yang ditemukan sejak tahun 1880 ini memiliki bentuk seperti hati dengan kulit bewarna merahtua. Teksturnya yang garing dan aromanya yang sedikit manis ini banyak menjadi favorit banyak orang, terutama di Indonesia.

Foto: Istimewa
Di Indonesia sendiri, jenis apel ini banyak ditemukan di supermarket. Namun, kini mungkin akan sedikit mengalami kesulitan untuk menemukan apel ini, lantaran Amerika akan lebih banyak menanam apel jenis Gala untuk menggantikan posisi apel Red Delicious.

Hal tersebut terjadi karena apel red delicious tidak lagi menjadi favorit. Bahkan apel ini kadang-kadang dikritik karena rasanya yang hambar. Oleh sebab itu akan digantikan dengan apel Gala yang diprediksi akan laku dipasaran.

Baca juga : Garing Manis Apel Gala Amerika yang Dipuji Ratu Inggris


Apel Gala merupakan jenis apel yang berasal dari Selandia Baru yang ditemukan pada tahun 1930-an. Dilansir dari berbagai sumber, kabarnya apel Gala akan menjadi apel yang paling banyak ditanam di Amerika, mulai dari tahun 2018.

Hadirnya apel Gala pada posisi pertama, membuat apel red delicious turun ke peringkat kedua, sementara pada urutan ketiga ada Smith, Fuji di urutan keempat dan Honeycrisp ada pada urutan kelima. Produksi apel Gala diperkirakan akan melonjak dari 49,5 juta apel pada 2017 menjadi 52,4 juta pada 2018. Sementara Red Delicious diperkirakan menurun dari 57,9 juta menjadi 51,7 juta.

Foto: Istimewa
"Kenaikan dalam produksi varietas apel yang lebih baru yang ditujukan untuk pasar domestik konsumsi buah segar telah menyebabkan permintaan apel Red Delicious menurun" ujar Mark Seetin, direktur regulasi dan industri apel di Amerika Serikat.

Asosiasi apel Amerika Serikat memperkirakan bahwa konsuman akan memilih apel Gala ketika musim panas tiba karena rasa, tekstur dan rasa manisnya. Namun, seorang petani di daerah Shippensburg mengatakan akan tetap menanam apel red delicious karena menurutnya apel jenis ini akan mencapai hasil terbaik jika ditekuni.

Baca juga : Apel Fuji atau Granny Smith yang Anda Suka? Kepribadian Anda Terbaca Lewat Apel Favorit! (sob/odi)