Mantan Napi Sengaja Kunjungi Restoran Ini Untuk Kenang Aksi Pencuriannya

Dewi Anggraini - detikFood Minggu, 19 Agu 2018 15:40 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Mantan napi ini makan di restoran yang menempati bangunan bank yang pernah ia curi. Di sana, ia makan dan membagikan kisahnya saat merampok.

Nama Boyne Johnston sangat terkenal di tahun 1958. Ia menjadi buronan lantaran melarikan uang sebesar $260 ribu (Rp 3.7 miliar) dari bank tempatnya berkerja.

Ia dikabarkan mengambil uang tersebut dari Bank of Canada cabang Ottawa tepat di hari jumat. Ini karena di hari itu, seluruh pekerja tak pernah menghitung jumlah uang yang ada dibrangkas.

Johnston sengaja mengatur brangkas agar hanya bisa dibuka di hari senin. Setelah mengambil uang dari brangkas bank, ia mengajak keluarganya makan malam bersama. Di hari yang sama, Johnston melarikan diri ke beberapa tempat.

Mantan Napi Sengaja Kunjungi Restoran Ini Untuk Kenang Aksi PencuriannyaFoto: Istimewa
Ia dikabarkan berkunjung ke beberapa wilayah di Amerika Serikat. Mulai dari Detroit, Los Angeles, Salt Lake City hingga ke Denver. Hingga akhirnya ia tertangkap di salah satu club malam di Denver.

Baca juga: Duh! Sebanyak 330 ribu Ramen Instan Seharga Rp 1.4 Miliar Ini Dicuri

Johnston yang kala itu berusia 20 tahun akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 4 tahun. Ia akhirnya bebas secara bersyarat di tahun 1960.

Empat puluh tahun kemudian, tepat pada 10 Agustus 2018, ia sengaja mengunjungi TKP. Ia mendatangi bangunan bank tempatnya bekerja sekaligus melakukan tindak kriminal. Bangunan tersebut kini sudah berubah menjadi sebuah restoran bernama Riviera.

Berdasarkan keterangan wine director restoran, seseorang mereservasi tempat seraya mengatakan, "Saya membawa teman saya kembali ke bank yang dirampoknya."

Mantan Napi Sengaja Kunjungi Restoran Ini Untuk Kenang Aksi PencuriannyaFoto: Istimewa
"Saya pikir (Johnston) mengatakan pada temannya kalau ia ingin kembali dan melihat bank (yang dirampok) suatu saat nanti dan mereka menemukan kalau itu (bank) jadi sebuah restoran sekarang. Jadi mereka hanya melakukan kunjungan," ungkap McMahon, wine director Riviera pada CBC (17/8).

Mendengar kisah Johnston, McMahon memperbolehkan mantan napi itu berkeliling restoran. Tepat setelah Johnston menghabiskan menu makan siangnya.

"Ini terlihat seolah ia berada di dalam rumahnya. Ia memberitahu kami perbedaan bangunan saat menjadi bank dulu dan bagaimana dia melakukan (pencurian) itu serta mengapa ia melakukan pencurian itu," jelas McMahon.

Hingga pada akhirnya, McMaho menegak champagne bersama kepala chef Riviera dan Jhonston. Mereka mendengarkan kisah Johnston. Ternyata tempat penyimpanan uang di bank Bank of Canada cabang Ottawa kini sudah berubah menjadi gudang anggur.

Baca juga: Tangkap Basah Pencuri, Pemilik Bakery Ini Malah Tawarkan Kue Gratis


Tonton juga video: 'Nostalgia! Makan Mie Yamin Klasik dan Fuyunghai Legendaris'

[Gambas:Video 20detik]



(dwa/odi)